The Z3 merupakan produki Blackberry pertama hasil kerja sama dengan perusahaan raksasa Taiwan, Foxconn. Perusahaan itu juga membuat gadget untuk Apple. Pellncuran The Z3 merupakan uji coba yang dilakukan Blackberry dalam bersaing di industri telepon pintar.

Blackberry yakin, produk terbarunya itu akan disukai di Indonesia, yang sebagian besar penduduknya masih loyal terhadap produk perusahaan asal Kanada itu.

“Produk ini akan menghadirkan sesuatu yang sesuai dengan keinginan konsumen,” kata juru bicara Blackberry.

Namun, sejumlah analis menilai, langkah Blackberry meluncurkan produk terbaru kemungkinan sulit untuk bisa bersaing dengan iPhone produksi Apple atau Galaxy keluaran Samsung. Penjualan telepon pintar produksi Blackberry terus merosot dalam beberapa tahun terakhir.

Akibatnya, Blackberry harus memangkas jumlah karyawannya. Bahkan, perusahaan itu juga dijual kepada investor tahun lalu. Namun, rencana itu batal karena kesulitan untuk mendapatkan investor. Pihak manajemen akhirnya memutuskan untuk memecat CEO Thorstein Heins dan mengangkat John Chen sebagai penggantinya. (suara.com)