solid-goldberjangka.com – Menggeluti sebuah hobi memang mengasyikan untuk melepas stress atau membuat mood menjadi lebih baik. Namun, banyak orang akhirnya meninggalkan hobi mereka karena menghabiskan cukup banyak uang.

Berawal dari hobi, Arief menuturkan ide desain landscape-nya berasal dari beragai ide orang lain yang kemudian dia coba aplikasi dengan idenya sendiri. Seiring bertambahanya pengalaman, dia pun makin ahli dalam mengembangkan imajinasinya.

“Lama-lama melihat setingan toko lain senang, kemudian berkembang ikut gaya orang lain dulu, sampai ketemu gaya setingan sendiri akhirnya di rumah dari mempunyai akuarium satu hingga mempunyai akuarium 15,” kata dia di Jakarta.

“Lalu juga mulai mengembangkan tanaman sendiri. Awalnya beli satu, jadi banyak lama-lama, jual ke sesama penghobi, kemudian jual online, setelah sudah tidak bisa mengirim barang terlalu banyak akhirnya buka toko aquascape ini,” tambah dia.

Pada awalnya, toko aquascape yang berdiri dengan modal pribadi ini, masih menggunakan display-display yang pribadi, dengan bahan baku yang masih mudah didapat diantaranya mulai dari ikan, tanaman, batu, kayu, pasir malang,

Namun, pria yang akrab disapa Arif ini, mengaku kadang kendala yang dihadapinya adalah bahan baku yang biasanya sudah diborong terlebih dahulu oleh pedagang lain. “Jadi harus beli bahan baku kepada reseller dengan harga yang lebih mahal,” tuturnya.

Dia melanjutkan, dalam menyusun komponen di dalam aquascape perlu memperhitungkan keseimbangan ekosistem terutama bagaimana menjaga kelangsungan tanaman air seperti sistem filtrasi, karbon dioksida (CO2) yang sesuai untuk kebutuhan fotosintesis di dalam air, substrat yang digunakan, pupuk dan pencahayaan.

Menurut dia, aquascape tidak selamanya mahal. Aquascape bisa dibuat dengan biaya yang murah namun tidak murahan dan terlihat indah. Untuk membuat aquascape yang murah dapat dimulai dengan ukuran akuarium yang tidak terlalu besar, karena makin besar ukuran akuarium makin besar biaya yang dikeluarkan juga.

(okezone.com)