SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Olahraga memang menyehatkan tubuh. Tetapi, jangan sampai olahraga menimbulkan cedera. Cedera bisa terjadi jika gerakan olahraga tidak dilakukan dengan benar, maupun karena suatu kecelakaan. Cedera yang paling banyak terjadi saat olahraga, yaitu pada bagian lutut dan pinggang.

Anatomi tubuh atau sendi di atas lutut maupun pinggang dan sendi di bawahnya yang berfungsi sebagai mobilitas sendi, enggak mau gerak, kebanyakan orang ketika diminta melakukan gerakan memutar tubuh atau rotasi, bagian kakinya diam dan pinggul juga diam. Akibatnya, bagian persendian di pinggul dan kaki menjadi kaku karena jarang dilatih. Bagian atas dan bawah dari persendian itu pun berisiko mengalami cedera.

Untuk itu, perlu gerakan tiga dimensi agar semua persendian bergerak dan tidak kaku. Tubuh menjadi tidak kaget saat melakukan gerakan yang lebih kompleks dan berat. Koordinasi tubuh pun akan menjadi lebih baik. Untuk mengurangi risiko cedera sangat penting melakukan pemanasan dengan memobilisasi persendian sebelum olahraga. Jika sudah mengalami cedera, terapi yang dilakukan sesuai dengan tingkat keparahan cedera tersebut. Terapi cedera pun sebaiknya dilakukan oleh ahlinya. Olahraga memang menyehatkan tubuh. Tetapi, jangan sampai olahraga menimbulkan cedera. Cedera bisa terjadi jika gerakan olahraga tidak dilakukan dengan benar, maupun karena suatu kecelakaan. Cedera yang paling banyak terjadi saat olahraga, yaitu pada bagian lutut dan pinggan- SOLIDGOLD BERJANGKA

Sumber : health.kompas.com