SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Menurut analis komoditas Ghini An, pasar hanya akan terfokus pada sedikit data ekonomi Eropa yang tidak memberikan dampak terlalu besar.

Pasar emas akan kembali dalam kisaran yang besar pada sesi perdagangan Selasa (15/7/2014) dengan fokus jadwal Testimoni kepala The Fed Janet Yellen selama dua sesi pada Selasa dan Rabu pada pukul 21.00 GMT+7.

Data lainnya seperti Penjualan Retail AS (15/7), PPI AS (16/7), Housing Stars AS (18/7) dan Joblles Claim AS (18/7) akan menjadi fokus pasar selama sepekan ini.

Berikut ulasan tentang pergerakan emas berjangka hari ini:

Jenuh Beli

Secara teknis, harga emas berpotensi terkoreksi terlihat dalam indikator RSI dalam grafik harga emas yang terlihat mulai berada pada kondisi overbought. Ada kencederungan Jenuh daya beli investor.

Namun demikian dalam pekan yang berlangsung emas terus mencatatkan level tertinggi baru. Hal tersebut perlu menjadi kewaspadaan bagi para investor.

Meski terjadi pelemahan namun harga emas diperkirakan akan tetap bertahan diatas level $1,300.00 per troy ounce. Perhatikan level support emas pada $1,332.00. Jika harga mampu bergerak dibawah level tersebut maka harga emas berpotensi melemah kembali pada kisaran $1,323.60 – $1,317.60. Sementara itu, level resistance emas berada pada kisaran $1,345.30 (R1), $1,354.60 (R2).

Pasar Sepi

Pasar emas kembali diperdagangkan flat selama sesi perdagangan Jum’at (11/7/2014) setelah pasar sepi dari pemberitaan ataupun isu politik. Pasar emas nampak tenang selama sesi perdagangan berlangsung mencatatkan keuntungan tajam dalam sepekan.

Emas berjangka kontrak Agustus menyelesaikan sesi perdagangan Jum’at (11/7/2014) dengan kerugian sebesar $1.80 atau 0.1% berakhir pada $1,337.40 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange. Dalam sepekan lalu, emas berkang kontrak Agustus mencatatkan keuntungan sebesar $14.9 atau 1.13%.

Di pasar spot harga emas berakhir naik sebesar $3.70 atau 0.28% berakhir pada $1,340.00, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi $1,339.10 dan senredah $1,333.50. Dalam sepekan harga emas mencatatkan keuntungan sebesar $19.60 atau 1.48%.

Fundamental Analisis

Pasar emas menguat tajam selama sesi perdagangan pekan lalu. Pasar emas menguat setelah pertemuan FOMC Minutes AS tidak memberikan signal jelas seputar suku bunga AS yang masih berada pada level terendah. Fed hanya menyampaikan seputar rencana pemotongan program QE untuk berakhir pada Oktober.

Berita seputar Banco Esprito Santo, bank Portugis, yang gagal melalukan pembayaran sebagian utang jangka pendek, kembali menghidupkan kekhawatiran tentang stress di sektor perbankan zona euro. Mendorong menguatnya aliran safe-heaven pada emas.

(inilah.com)