solid-goldberjangka.com – Menurut analis komoditas Ghinie Ann, perdagangan pekan ini juga menandai menjelang sesi perdagangan akhir periode kuartal kedua. Perhatikan resistance emas pada US$1.331,00, jika harga emas mampu kembali mencatatkan rekor tertinggi baru maka harga emas berpotensi menguji level US$1.342,50, dengan level support emas berada pada US$1.302,80.

“Jika terjadi koreksi, diperkirakan hanya akan berkisar pada angka US$1.312,00 – US$1.310,00 pada sesi perdagangan hari ini,” kata pengelola situs komoditas kedaitrader ini.

Fundamental Analisis

Harga emas diperdagangkan menguat dari sesi terendah hariannya, bertahan diatas level US$1.300,00 selama satu pekan perdagangan. Dalam data yang dirilis, berdasarkan data GDP yang dirilis menunjukkan bahwa ekonomi AS mengalami pelemahan atau kontraksi tajam pada percepatan 2,9%, lebih tajam dari perkiraan dan data sebelumnya pada pelemahan 1,7% (F) dan 1% (P).

Dari tingkat belanja barang-barang konsumsi dengan masa manfaat lebih dari 1 tahun, data Durable Goods AS dirilis dengan penurunan sebesar 1%, lebih rendah dari perkiraan dan data sebelumnya yang masih mengharapkan keuntungan sebesar 0,2% (F) dan 0,6% (P).

Indeks dolar AS diperdagangkan turun 10 pis atau 0,12% berakhir pada 80,23, setelah sebelumnya sempat diperdagangkan hingga setinggi 80,37 dan serendah 80,11.

Memasuki sesi perdagangan hari ini, pasar emas akan terfokus pada data klaim pengangguran, Personal Income dan Personal Spending AS yang akan dirilis pada pukul 19.30 GMT+7, masing-masing data diperkirakan akan dirilis dengan angka yang lebih baik dari periode sebelumnya.

Jika data yang dirilis berada diatas angka perkiraan pasar maka harga emas berpotensi melemah setelah data dirilis. Sementara itu, Investor diharapkan untuk tetap memperhatikan setiap perkembangan yang terjadi Irak.

Faktor PDB AS

Pasar emas diperdagangkan menguat dari sesi terendah hariannya setelah data menunjukkan bawha pertumbuhan ekonomi AS menyusut tajam. Lebih rendah dari perkiraan dan hasil data periode sebelumnya.

Emas menerima dukungan kuat setelah adat dirilis menutup kerugian harian dengan keuntungan tipis.

Harga emas berjangka kontrak Agustus menyelesaikan sesi perdagangan Rabu (25/6) dengan keuntungan hanya sebesar US$1,30 atau 0,1% berakhir pada US$1.322,60 di Divisi Comex New York Mercantile Exchange.

Di pasar spot harga emas berakhir naik hanya sebesar 20 sen atau 0,02% berakhir pada US$1.319,30, setelah sempat diperdagangkan hingga setinggi US$1.324,65 dan serendah US$1.305,95.

(inilah.com)