Solid Gold Berjangka – Fakta Menarik Tentang Luka

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Luka bisa jadi merupakan perkara sepele, namun bisa juga masalah besar. Nah, berikut ini dipaparkan fakta-fakta menarik tentang luka.

1. Luka Anak Kecil Lebih Cepat Sembuh

Jika anak kecil terluka, lukanya akan lebih mudah sembuh ketimbang luka pada orang dewasa, apalagi pada orang yang sudah tua. Ada penjelasan di balik fenomena ini.

Indra Bachtiar, PhD, peneliti stem cell di Biofarma Adiluhung beberapa waktu lalu menjelaskan stem cell di tubuh manusia berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Saat stem cell di tubuh jumlahnya banyak, maka akan membuat luka lebih mudah sembuh.

Pada saat manusia lahir, jumlah stem cell yang dimiliki 1/10 ribu. Saat remaja, 1/100 ribu. Saat usia 30 tahun, 1/250 ribu. Saat usia 50 tahun, 1/400 ribu. Dan saat usia 80 tahun adalah 1 per 2 juta. Semakin bertambah usia stem cell semakin berkurang, itu orang dewasa cenderung lebih lama penyembuhan lukanya ketimbang anak-anak.

2. Luka Bisa Tak Kunjung Sembuh

Proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh banyak faktor, yang intinya berhubungan dengan pembuluh darah dan oksigenisasi luka. Beberapa kondisi tubuh dapat menghambat proses tersebut.

Apabila oksigenisasi luka tidak bagus, maka penyembuhan luka akan lama. Selain itu, nutrisi juga berperan. Kalau pasien ada masalah pencernaan sehingga tubuhnya kurang nutrisi, penyembuhan lukanya juga akan lama.

Penyakit yang membuat luka tak kunjung sembuh antara penyakit endokrin seperti diabetes dan hypothyroidism, gangguan darah seperti anemia, polycythemia, myeloproliferative, ganggaan kardiopulmonari seperti chronic obstructive pulmonary disease, gagal jantung, serta malnutrisi.

3. Luka Tak Selalu Perlu Antibiotik

Luka gores tidak perlu antibiotik. Aaron Clark, D.O, asisten profesor kedokteran keluarga dan komuntas di The Ohio State University Wexner Medical Center, menuturkan membasuh luka dengan cairan antiseptik justru bisa memperlambat penyembuhan. Sebab penggunaan antiseptik juga berpotensi membunuh sel-sel kulit yang sehat.

Sebagai gantinya, ketika terluka cukup cuci luka kecil tersebut dengan sabun biasa dan air. Kemudian, oleskan petroleum jelly, bukan salep antibakteri, untuk menghalangi masuknya kuman. Selanjutnya tutup luka dengan perban bersih.

4. Kondisi Lembap Percepat Penyembuhan Luka

dr Adisaputra Ramadhinara, CWSP, FACCWS, pakar perawatan luka dari The Specialist Wound Center, mengatakan bahwa penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat membuktikan bahwa luka lembap lebih cepat sembuh. Karena itu sebaiknya luka harus dijaga kelembapannya.

Luka yang lembap akan mempercepat proses penyembuhan. Sebab sel fibroblast yang berpengaruh dalam penutupan luka bereaksi lebih baik ketika luka dalam kondisi lembap – PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : health.detik.com