solid-goldberjangka.com – Blood moon yang terjadi hari ini, 8 Oktober 2014 merupakan bagian dari rangkaian fenomena yang terjadi pada 2014-2015.

“Kalau gerhana Bulan dan Matahari setiap tahunnya selalu ada. Kalau digabung jumlahnya bisa 5 sampai 7 kali kejadian setiap tahun, tapi kalau gerhana Bulan total memang tidak terlalu sering” ujar Prof Dr Thomas Djamaluddin (Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional).

Thomas mengatakan, pada 2014 dan 2015 akan terjadi empat kali penampakan blood moon. Gerhana bulan total ini akan terjadi pada 15 April 2014, 8 Oktober 2014, 4 April 2015 dan 28 September 2015.

Fenomena blood moon kerap dikaitkan dengan akan datangnya bencana alam seperti gempa atau gunung meletus. Namun Kepala Lapan Prof Dr Thomas Djamaluddin menjelaskan hal ini tidak ada kaitannya.

Kepala Lapan Prof Dr Thomas Djamaluddin menjelaskan fenomena blood moon terjadi saat gerhana Bulan total. Saat gerhana Bulan total, bulan yang seharusnya purnama akan terhalangi Bumi. Saat itu cahaya Matahari akan dibiaskan atmosfer Bumi ke Bulan sehingga Bulan terlihat merah.

(detik.com)