Solid Gold Berjangka – Jika kita mengakses Google hari ini, maka di layar perangkat Anda langsung muncul tampilan Google Doodle yang mempresentasikan enam sosok guru dalam keseharian di sekolah. Masing-masing sosok guru ini diwakili oleh huruf yang membentuk kata ‘GOOGLE’.

Gambar pertama menampilkan seorang guru memakai kacamata sedang duduk di meja. Gambar kedua menghadirkan guru matematika yang tengah mengajar di depan kelas. Gambar ketiga mempresentasikan guru yang tengah membaca buku di tengah murid-muridnya.

Untuk gambar keempat, dilukiskan seorang guru olahraga yang sedang memegang bola basket. Gambar kelima ada guru fisika/ kimia yang tengah mengajar. Sedangkan gambar yang terakhir menampilkan sosok guru musik.

Sejarah Hari Guru Nasional

Hari Guru Nasional diperingati bersamaan dengan hari ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peringatan ini tertuang di dalam Keputusan Presiden No 78 Tahun 1994 yang dikuatkan Undang-undang No 14 Tahun 2005.

Sejak sebelum kemerdekaan Indonesia, para pegiat pendidikan di nusantara telah mendirikan organisasi bernama Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) tahun 1912. Anggotanya merupakan kalangan Guru Bantu, Guru Desa, Kepala Sekolah, dan Penilik Sekolah yang bekerja di sekolah-sekolah yang ada di Tanah Air.

Kemudian, kuatnya keinginan untuk merdeka dan mendirikan negara sendiri yang bernama ‘Indonesia’ membuat pengurus dan anggota PGHB mengubah nama organisasi mereka menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI) di tahun 1932.

Tentu saja, perubahan nama yang cukup signifikan ini, membuat Belanda geram dikarenakan hilangnya kata ‘Hindia Belanda’ yang kemudian diganti dengan kata ‘Indonesia’.

Dengan perubahan nama organisasi ini, Belanda takut semangat kebangsaan Indonesia tersulut yang nantinya bisa menimbulkan perlawanan yang akan membahayakan posisi Pemerintah Hindia Belanda.

Di masa kependudukan Jepang 1942-1945, PGI dilarang beraktivitas. Barulah setelah Proklamasi Kemerdekaan, organisasi ini kembali bangkit dan menggelar Kongres Guru Indonesia di Solo pada 24-25 November 1945.

Kongres tersebut juga memutuskan untuk mengganti nama PGI menjadi PGRI atau Persatuan Guru Republik Indonesia.

Karena jasa dan perjuangan yang telah dilakukan oleh para guru di Tanah Air, maka Pemerintah Republik Indonesia menetapkan tanggal 25 November diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Guru Nasional bersamaan dengan ulang tahun PGRI – solid-goldberjangka.com

(inilah.com)