SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Harga emas berjangka di New York diperdagangkan naik, sedangkan harga spot emas tetap positif di akhir perdagangan sore meskipun data ekonomi AS yang menunjukkan bulan ketiga berturut-turut keuntungan untuk pesanan pabrik baru.

Meski begitu, analis dan pedagang mengatakan logam mulia masih mungkin menghadapi tekanan dalam sesi berikutnya karena ketidakpastian menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa yang akan berlangsung pada Kamis dan penurunan besar dalam minat investor di pasar berjangka.

“Pasar itu berusaha keras untuk keluar dari kerugian, tapi tidak bisa memilih timnya mengingat langkah yang akan diambil, ” kata George Gero, Wakil Presiden Senior RBC Wealth Management di New York melansir laman Reuters.

Harga emas di pasar spot diperdagangkan naik 0,1% menjadi US$ 1.245,68 per ounce. Awalnya, harga emas jatuh ke level terendah dalam empat bulan sebesar US$ 1.240,61, mengancam untuk memperpanjang penurunan lima sesi terakhir.

Emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus ditutup naik 0,4% atau 50 sen menjadi US$ 1.244,50 per ounce.

“Pasar tidak menemukan keyakinan apapun saat ini, dan Anda bahkan berdebat kita telah melihat beberapa upaya untuk bangkit tetapi Mereka sudah sangat dangkal , Yang meninggalkan risiko Bahwa Kita bisa melihat kelemahan lebih lanjut di pasar, ” kata Senior Manager Saxo Bank Ole Hansen.

Pasar Saham AS tercatat melemah menjauh dari tingkat rekor. Di sisi lain,ECB diperkirakan akan menurunkan suku bunga , serta menurunkan biaya yang dikenakan bank untuk menyetorkan dana. (liputan6.com)