SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Harga emas mencapai posisi terendah dalam 31/2 bulan imbas dari penguatan dolar ke level tertinggi sejak Februari seiring dengan nilai tukar euro dan pasar saham Amerika Serikat.

Emas membukukan penurunan harian terbesar sejak pertengahan Desember pada Selasa setelah AS melansir penguatan data ekonominya. Ini juga mendorong pasar saham mencetak ke rekor tertinggi usai merugi selama lebih dari satu bulan. Melansir laman Arab News, Kamis (29/5/2014) pagi, harga emas untuk pengiriman Juni tergelincir US$ 6,20 atau 0,5% menjadi US$ 1.259,30 per ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Harga settlement terendah emas ditutup US$ 1.257,20 per ounce pada 6 Februari.

Data ekonomi yang kuat di Amerika Serikat ditopang pasar saham dunia yang mencetak rekor tertinggi telah merangsang selera investor.
Saham AS sedikit berubah pada Rabu menyusul indeks saham S & P 500 yang mendekati rekornya kembali. “Pasar ekuitas melonjak lagi, sehingga pelaku pasar mungkin berpikir mereka bisa mendapatkan lebih banyak uang dengan saham daripada emas,” jelas Analis Commerzbank, Daniel Brieseman. (liputan6.com)