Harga emas telah terjebak di kisaran US$ 1.300 per troy ounce dalam beberapa pekan terakhir di tengah perang tarik-menarik antara investor yang mencermati keamanan dari konflik politik antara Rusia dan Ukraina. Pemangkasan pedagang pada kepemilikan emas menjadi gambaran ekonomi AS mulai membaik.

Para pialang mengatakan pemilihan presiden akhir pekan di Ukraina menenangkan beberapa kekhawatiran tentang Eropa Timur.
Di sisi lain, data ekonomi AS dilaporkan menguat dimana harga emas ditutup pada level terendah sejak 7 Februari.

Satu laporan menunjukkan kepercayaan konsumen AS naik pada Mei, sementara yang lain mengatakan pesanan barang tahan lama AS naik 0,8% pada April.

(liputan6.com)