SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Sepanjang 2014 ini harga emas bergerak lesu dan tidak atraktif. Keuntungan yang diperoleh dari pembelian emas sangat tipis. Bagaimana dengan prediksi harga emas tahun depan?

Manajer Pemasaran Logam Mulia Antam Bambang Widjanarko mengatakan, selama 2014, harga emas dunia sempat menyentuh titik terendah di angka US$ 1.200, bahkan pernah ke level US$ 1.100 per troy ounce.

Namun begitu, kata Bambang, harga emas dunia diperkirakan akan naik di kisaran US$ 1.800-US$ 1.900 per troy ounce sepanjang 2015.

Menurut data Antam, Jumat (12/12/2014), harga LM berada di angka Rp 531.000 per gram dengan harga buyback Rp 481.000 per gram. Sedangkan di awal 2014, harga LM di kisaran Rp 524.000 per gram.

“Diperkirakan harga emas dunia akan naik di harga US$ 1.800-US$ 1.900 per troy ounce,” kata Bambang kepada detikFinance seperti ditulis Senin (15/12/2014).

Menurutnya, rencana Bank Sentral Amerika Serikat (AS) untuk menaikkan tingkat suku bunga tahun depan, memang sempat membuat harga emas meredup. Namun justru hal ini memutus segala spekulasi yang berimbas pada penurunan harga emas.

“Tahun depan pasca naiknya suku bunga The Fed, harga emas akan kembali naik secara perlahan tapi pasti, karena semua spekulasi atau rumor atau berita utama yang bisa menurunkan harga emas sudah tidak ada lagi,” terang Bambang.

Ia menjelaskan, kepastian The Fed untuk menaikkan tingkat suku bunganya akan membuat dolar AS menguat terhadap rupiah. Pelemahan rupiah atau menguatnya dolar bisa mengerek harga emas. Pergerakan harga emas di tahun depan diperkirakan naik hingga mencapai 9%-12% sepanjang 2015.

“Kalau rupiah melemah, emas bisa naik. Kecenderungan tetap atau meningkat semua tergantung rupiah terhadap dolar. Akan naik secara bertahap 9%-12%,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Jakarta Futures Exchange (JFX) Bihar Sakti Wibowo menambahkan, harga emas dunia saat ini berkisar di angka US$ 1.300 per troy ounce dan akan terus pada posisi yang sama hingga beberapa tahun ke depan.

“Saat ini harga emas berada di kisaran US$ 1.300 per troy ounce dan akan ada di kisaran itu untuk jangka menengah ke depan,” pungkasnya.

Investasi emas tak hanya pembelian emas batangan seperti yang digemari masyarakat Indonesia.Berinvestasi emas batangan dinilai minim risiko, karena fisiknya bisa disimpan sendiri. Keuntungan bisa diperoleh dengan memperhatikan gerak harga emas saja, saat rendah dibeli, saat tinggi dijual.

Ada juga investasi emas berjangka. Investasi emas berjangka adalah investasi yang ditransaksikan di bursa berjangka bukan dalam bentuk fisik.

Kalau berinvestasi di emas batangan, masyarakat cukup membeli fisik emas tersebut di harga tertentu dan fisiknya bisa disimpan sendiri untuk jangka waktu tertentu, dan bisa dijual kapan pun. Investasi emas batangan lebih cocok untuk investasi jangka panjang – SOLIDGOLD

(detik.com)