solid-goldberjangka.com – Mengutip laman Wall Street Journal, Jumat (17/10/2014), harga emas untuk kontrak perdagangan paling aktif pada Desember menurun US$ 3,6 atau 3 persen ke US$ 1.241 per ounce. Harga emas sempat menyentuh level terendah di US$ 1.235,2 per ounce pada perdagangan sebelumnya.

Penurunan tersebut menyusul pelemahan tajam di pasar-pasar saham seluruh dunia akibat kekhwatiran terhadap pertumbuhan ekonomi global. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah hingga lebih dari 200 poin ke level 16135,44.

Meski begitu, di Eropa, saham dan obligasi tidak terlalu jatuh menyusul data inflasi yang terendah dalam lima tahun.

Para investor biasanya berpaling pada emas saat diterpa ketidakpastian politik dan ekonomi. Emas dipercaya dapat memberikan nilai imbal hasil lebih tinggi daripada aset lain.

Tapi penguatan dolar justru menekan harga emas dan menjadikannya lebih mahal bagi pembeli asing. Prediksi The Fed akan meningkatkan suku bunganya juga membuat emas tidak dipilih para investor.

(liputan6.com)