SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Februari kehilangan 13,4 dolar AS atau 1,11 persen, menjadi menetap di 1.194,3 dolar AS per ounce, lapor Xinhua.

Catatan pertemuan, yang diharapkan akan dirilis pada Rabu pukul 14.00 waktu AS bagian timur, akan memberi para investor indikasi berapa lama lagi bank sentral AS akan mempertahankan suku bunganya mendekati nol.

Emas berjangka juga mengalami tekanan dari kekhawatiran bahwa Rusia kemungkinan menjual cadangan emasnya. Rubel Rusia jatuh selama akhir pekan dan kehilangan 8,0 persen dari nilai pada Senin, karena harga minyak anjlok.

Bank sentral Rusia pada Selasa pagi mengumumkan kenaikan suku bunga utamanya menjadi 17 persen, langkah dramatis yang datang beberapa hari setelah menaikkan tingkat menjadi 10,5 persen.

Analis mengatakan bahwa ekonomi Rusia bergantung pada harga minyak yang tetap tinggi. Bank sentral Rusia menghabiskan puluhan miliar dolar AS tahun ini mencoba untuk memperlambat penurunan rubel, memicu spekulasi bahwa Rusia kemungkinan terpaksa menjual cadangan logam mulianya.

Harga emas mungkin telah dicegah dari kejatuhan lebih lanjut karena para analis mencatat sebuah penurunan dalam indeks spot dolar AS, ukuran dolar terhadap mata uang utama lainnya. Komoditas seperti emas yang diperdagangkan dalam dolar sering diuntungkan dari greenback yang melemah – SOLIDGOLD

(antaranews.com)