SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga minyak pada awal perdagangan Senin, tertekan oleh data buruk perekonomian sejumlah negara Asia dan sentimen penguatan dollar AS. Hal ini akan membuat harga minyak di negara importir tambah mahal. Harga kontrak berjangka minyak Brent berada di bawah $50 per barrel, tepatnya $49.89 pada pukul 08.27 WIB, turun  65 sen, atau 1,29 persen, dari harga penutupan sebelumnya.

Sementara harga minyak WTI turun 78 sen, atau lebih dari 1,5 persen, di angka $48.29 per barel. ANZ bank melaporkan risiko produksi yang telah berkurang dan reli dollar AS serta US Treasuries menyebabkan harga minyak tertekan. Nilai tukard ollar telah pulih 1,3 persen terhadap sejumlah mata uang utama dunia dari posisi rendahnya di Juni, ditopang prospek kenaikan bunga acuan the Fed – SOLIDGOLD BERJANGKA