Solid Gold – Harga Minyak Mentah Sesi Asia Lanjutkan Penguatan

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga minyak mentah naik pada Senin pagi di perdagangan sesi Asia, dan sejak awal bulan Agustus telah meningkat sebesar 10 persen karena intensifnya spekulasi tentang produsen potensial untuk mendukung harga di pasar yang kelebihan pasokan minyak mentah.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate naik sebesar 16 sen dari penutupan terakhir mereka dan berada di level $ 44,65 per barrel.

Harga minyak mentah berjangka patokan harga Internasional Brent di perdagangkan di kisaran level $ 47,10 per barrel pada 0018 GMT, dan telah meningkat sebesar 13 sen dari pemukiman terakhir mereka, dan lebih dari 10 persen di atas yang terakhir sejak bulan Juli.

ANZ Bak telah menyatakan pada hari Senin bahwa kenaoikan minyak mentah terdorong karena potensi spekulasi pembekuan produksi oleh OPEC. Arab Saudi memberi tanda bahwa ia telah siap untuk membahas stabilnya harga minyak di pasar dalam pertemuan OPEC resmi pada bulan September mendatang.

Seebelum mulai reli penurunan, harga minyak mentah telah terkoreksi tajam sebesar 1.600 sen pada tahun 2014, menyentuh harga terendahnya pada akhir bulan Mei, sejak produsen AS dapat menyesuikan dengan harga yang lebih rendah, jumlah kilang minyak AS terus meningkat sejak saat itu.

Para analys minyak dapat memperkirakan bahwa harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat karena terbantu pelemahan harga dollar AS dan juga dengan sentimen prospek stabilisasi OPEC. Harga minyak mentah di perkirakan akan menembus kisaran Resistance $ 45,20 per barrel hingga $ 45,70 per barrel, dan jika harga turun di prediksi akan menembus kisaran Support $ 44,20 per barrel hingga $ 43,70 per barrel – SOLID GOLD BERJANGKA

(Alf | B.U.G.S)