Sebenarnya apa yang terjadi? Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Nixon Napitupulu benar memang ada sejumlah kartu ATM nasabah yang diblokir. Pola pemblokiran itu dilakukan atas pengembangan gejala kejahatan perbankan yang beredar luas sejak Sabtu kemarin. Lalu, Bank Mandiri mengembangkannya dengan mengamankan terlebih dahulu kartu ATM debit Mandiri, mengantisipasi hilangnya dana nasabah.

“Minggu malam kita sudah sosialisasi melalui SMS kepada nasabah perihal pemblokiran tersebut. Isi SMS tersebut memberitahukan kalau kartunya tidak bisa digunakan maka silakan ganti kartu,”

Tetapi, lanjut Nixon tidak semua nasabah masih menggunakan nomor yang tersimpan di data base Bank Mandiri. Jadi informasi notifikasi tersebut belum tentu sampai. Walhasil, nasabah yang tidak terblokir ikut-ikutan memblokir kartu ATM.

Menurutnya, saat ini Bank Mandiri terus menjaga keamanan dana nasabah. Jika ada dana nasabah yang terbukti hilang makan akan segera diganti. “Nyatanya tidak ada yang hilang. Jadi tidak ada penggantian, hanya saja diblokir demi keamanan nasabah,” (okezone.com)