solid-goldberjangka.com – Berlawanan dengan gerak bursa saham di kawasan Asia Pasifik yang bergerak melemah tipis, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berada di zona hijau pada Rabu pagi ini.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (25/6/2014), IHSG turun tipis 2,36 poin atau 0,05 persen ke level 4.859,88. Indeks saham LQ45 juga ikut melemah 0,07 persen ke level 819,96.

Pelemahan indeks saham pada pra pembukaan ini tidak berlanjut pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB. IHSG naik 2,92 poin atau 0,07 persen ke level 4.865,05. Indeks saham LQ45 mendaki 0,05 persen ke level 819,96.

Sebanyak 57 saham berada di zona hijau sehingga mengangkat IHSG. Sementara itu, 45 saham melemah sehingga menahan penguatan indeks dan 68 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham mencapai 5.840 kali dengan volume perdagangan saham sekitar 222,62 juta saham. Nilai transaksi saham sekitar Rp 226,16 miliar.

Secara sektoral, dari 10 sektor yang membentuk indeks, sebanyak tujuh sektor menguat sedangkan tiga sektor melemah. Ketiga sektor yang melemah adalah sektor aneka industri, sektor consumer goods dan sektor manufaktur.

Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 2 miliar. Kebalikannya, investor lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 1 miliar.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga mencetak untung pada pagi ini. Saham INVS naik 10 persen menjadi Rp 1.640 per saham, saham PNBN menguat 8,05 persen ke level Rp 940 per saham, dan saham WICO mendaki 7,27 persen ke level Rp 59 per saham.

Adapun saham CPGT yang kemarin melemah signifikan sekitar 15 persen menjadi Rp 68 per saham karena terimbas berita penangkapan tiga petinggi grup Cipaganti oleh kepolisian Jawa Barat, pagi ini kembali menguat 6,78 persen ke level Rp 63 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza mengatakan, meningkatnya tensi ketegangan di Irak mengakibatkan bursa Asia melemah tipis pagi ini. Indeks MSCI Asia Pasifik (MXAP) turun 0,3 persen menjadi 144,31 pada pukul 09.47 di Tokyo. Dari seluruh sektor yang membentuk indeks tersebut, sebanyak delapan sektor mengalami penurunan.

Aiza memperkirakan IHSG akan bergerak flat pada hari ini. “Indeks melanjutkan trend konsolidasi yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir,” jelasnya.

Menurutnya, sektor perkebunan bisa menjadi pilihan di hari ini dengan alasan sentimen trend pelemahan nilai tukar dan juga kenaikan harga crude palm oil.

(lipuran6.com)