solid-goldberjangka.com – Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat pagi ini terimbas sentimen dari bursa regional dan membaiknya data neraca perdagangan.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Rabu (2/7/2014), IHSG naik 3,04 poin atau 0,06 persen ke level 4.887,85. Indeks LQ45 juga naik 0,13 persen ke level 824,74.

Pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB, IHSG tetap bergerak naik sebesar 7,69 poin atau 0,16 persen ke level 4.892,74. Indeks saham LQ45 menguat 0,14 persen ke level 824,74.

Penguatan indeks saham didorong dari 97 saham yang menguat. Sementara itu, hanya ada 18 saham yang melemah. Sedangkan 45 saham diam di tempat.

Sedangkan total frekuensi perdagangan saham tercatat 5.720 kali dengan volume perdagangan saham sekitar 171,03 miliar saham. Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp 154 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menguat. Hanya ada dua sektor yang melemah yaitu sektor consumer goods yang melemah sebesar 0,03 persen dan sektor infrastruktur yang melemah 0,17 persen.

Sedangkan sektor saham yang menguat antara lain sektor saham perkebunan yang naik 0,51 persen, sektor saham keuangan menguat 0,18 persen, dan sektor saham perdagangan yang naik 0,16 persen.

Berdasarkan data RTI, investor asing melakukan aksi jual bersih sekitar Rp 7 miliar. Sedangkan investor lokal menunjukkan kebalikannya yaitu melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 6 miliar.

Saham-saham lapis kedua dan ketiga cenderung menguat pada pagi ini. Saham CPGT naik 12,12 persen menjadi Rp 74 per saham, saham SKBM naik 7,92 persen ke level Rp 1.295 dan saham BMAS mendaki 5,37 persen ke level Rp 314 per saham.

Adapun saham-saham yang menekan indeks saham antara lain saham SULI tergelincir 3 persen ke level Rp 64 per saham, saham PADI melemah 2,69 persen ke level Rp 905 per saham, dan saham BAJA turun 2,44 persen ke level Rp 1.630 per saham.

Analis PT Samuel Sekuritas, Aiza menuturkan, bursa Asia pagi ini dibuka menguat. Indeks saham MSCI Asia Pacific naik 0,4 persen pada pukul 09.27 waktu Tokyo.

Penguatan indeks saham ini ditopang dari indeks saham Jepang Topix menguat 0,5 persen. Indeks saham Jepang Nikkei melonjak 0,5 persen ke level 15.406,23.

Dari dalam negeri dilaporkan neraca perdagangan Mei tercatat surplus US$ 70 juta. Level tersebut lebih baik dari estimasi ekonom yang memperkirakan bakal defisit US$ 100 juta.

(liputan6.com)