solid-goldberjangka.com – Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan masih rawan pelemahan, Selasa (24/6/2014). Investor menunggu sentimen dari data-data dalaam negeri yang masih dirilis pekan depan.

Pasar saham AS mengalami koreksi, setelah melakukan reli dalam sepekan terakhir. Pelemahan dialami oleh indeks Dow Jones Industrial Average sebesar 0,06 persen dan indeks S&P500 sebesar 0,01 persen.

Dari pasar Asia, pergerakan pasar saham dipengaruhi oleh data manufaktur Tiongkok yang dirilis diatas ekspektasi. Apresiasi pasar saham Asia ditunjukkan oleh indeks KOSPI Composite di Korea Selatan yang menguat 0,29. Sedangkan indeks Nikkei 225 di Jepang melemah 0,69 persen. Sementara harga kontrak berjangka (futures) komoditas juga terkoreksi.

Dari dalam negeri, menurut riset Mandiri Sekuritas, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan aksi jual investor asing masih menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG. Investor juga menanti rilis data inflasi Juni 2014 dan neraca perdagangan Mei 2014, yang sedianya akan diumumkan Biro Pusat Statistik pekan depan.

Menurut Analis Teknikal Mandiri Sekuritas, IHSG diperdagangkan di atas EMA 200 hari.

“Indeks terkoreksi dan breakdown support fibo 100% di 4.878. Indicator RSI di area 40% potensi koreksi lanjutan masih terbuka. Hari ini indeks akan bergerak mixed to down coba menguji support selanjutnya fibo 161,8% di 4.819. Indeks akan bergerak di kisaran support 4.832 dan resistance 4.860,”

(kompas.com)