solid-goldberjangka.com – Indonesia memiliki modal untuk menjadi negara maju dan menyalip raksasa-raksasa Asia. Modal itu berupa kekayaan di bidang kelautan, sumber daya alam, serta jumlah populasi yang besar.

“Seharusnya potensi itu bisa dimanfaatkan untuk membuat branding Indonesia sebagai manufacturer of Asia dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Ekonom Senior dan Anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Emil Salim.

Emil menegaskan, kekayaan alam Indonesia di darat maupun laut sangat unik karena posisinya yang berada di khatulistiwa. Pemanfaatan potensi tersebut hanya dapat berjalan dengan bekal ilmu pengetahuan.

Dia menekankan pentingnya memajukan bidang pendidikan baik di sektor formal maupun informal. Lanjut Emil, pendidikan informal diperlukan untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia agar mampu bersaing dengan negara lain dalam waktu dekat.

“Kita harus tingkatkan produktivitas pekerja yang saat ini masih di level semi-skilled, jadi harus kasih tancap gas. Pebisnis harus mengembangkan kemampuan pekerja dan diberi insentif fiskal oleh pemerintah. Perkuat pula sekolah kejuruan,” tambah dia.

Di sisi lain, sambungnya, kualitas penduduk Indonesia saat ini masih jauh dari ideal. Sensus penduduk 2010 menyebutkan dari 50 persen warga Indonesia berusia 25-59 tahun atau sekira 54,8 juta jiwa, hanya mengenyam pendidikan dasar.

Artinya Emil bilang, pemerintah perlu meningkatkan sektor pendidikan informal untuk menghasilkan pekerja yang terampil dan terlatih, melalui berbagai pelatihan bersertifikat.

(liputan6.com)