Harga emas sedikit turun pada perdagangan Rabu (Kamis pagi Waktu Jakarta) dipengaruhi penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan dolar tersebut terjadi karena sentimen akan hasil rapat Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed).

Harga emas turun 0,2 persen sehingga menetap di level US$ 1.290, 10 per ounce. Level tersebut hampir mendekati rekor tertinggi harga emas yang berada di US$ 1.306,20. Rekor tersebut dicetak pada minggu lalu.

Sedangkan untuk harga emas berjangka mengalami penurunan sebesar US$ 2,10 sehingga menetap di level US$ 1.289,90 per ounce.

The Fed dijadwalkan akan mengeluarkan laporan dua hari setelah rapat. The Federal Open Market Committee (FOMC) tersebut diadakan pada Senin (Selasa pagi waktu Jakarta).

Sebagian besar analis memperkirakan hasil rapat tersebut tidak akan berbeda jauh dengan rapat sebelumnya yaitu The Fed belum akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat ini – SOLIDGOLD

(http://bisnis.liputan6.com/)