SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Kelompok pendaki perempuan Indonesia yang menamakan diri Kartini Petualang akan kembali melakukan pendakian ke Mount Elbrus yang memilik ketinggian 5.642 mdpl. Adapun nama asli Gunungn Elbrus adalah Oskamakho yang berarti gunung Kebahagiaan. Mount Elbrus awalnya adalah gunung vulkanik yang tertutup salju sepanjang tahun. Gunung ini terletak di wilayah kawasan pegunungan Kaukasus di Rusia. Elbrus merupakan gunung tertinggi di lempeng benua Eropa.

Pendakian ini merupakan rangkaian `Ekspedisi 555 Kartini Petualang` yang mendaki 5 puncak gunung di 5 Benua dengan para pendaki berusia di atas 50 tahun. Para pendaki tersebut terdiri dari Elyta Gultom (58), Sri Bimastuti (59), Cecilia E Yasintha (44), Hotmaria Siregar (45) dan didampingi oleh Chandra Sembiring (29) sebagai dokter pendakian, serta Dadang M Rizal (45) supervisor dan pelatih fisik tim Kartini Petualang dalam Ekspedisi 555.

Pendakian ke Mount Elbrus merupakan pendakian keempat setelah mendaki Mount Rainer dan Mount Adam di USA pada 2013. Mount Damavand di Iran 2011 dan Mount Kilimanjaro di Tanzania Afrika 2012. Untuk satu gunung lainnya yang masuk dalam rencana pendakian selanjutnya adalah Ndugu Ndugu (Carstensz Pyramid) di Papua Indonesia.

Rencana pendakian ke Mount Elbrus dilaksanakan selama delapan hari pendakian yang akan dimulai pada hari Senin, 18 Agustus 2014. “Mudah-mudahan kami bisa memberikan hadiah di hari ulang tahun kemerdekan Indonesia yang ke 69, dengan mengibarkan bendera Merah Putih di puncak gunung tertinggi benua Eropa pada tanggal 22 atau 23 Agustus 2014,” Ujar Yta Gultom merangkap sebagai Ketua Tim Ekspedisi.

Kondisi yang dikhawatirkan saat mendaki mount Elbrus adalah faktor cuaca. Karena Elbrus memiliki karekter cuaca yang cepat berubah dari kondisi normal menjadi ekstrem.

“Walaupun kondisi tersebut sudah kami siasati dengan mendaki di bulan Agustus ini yang menurut perkiraan bulan yang sangan baik untuk mendaki Elbrus,” Ujar Sri Bimastuti (59) pendaki perempuan tertua di Indonesia. Sri Bimastusi beberapa tahun kebelakangan ini pernah mendaki Gunung Imja Tse dan Gunung Kallapatar di Nepal (2010), Gunung Damavand di Iran (2011), Gunung Kilimanjaro di Tanzania (2012) dan Mt. Rainier dan Mt. Adam di USA.

“Di usia madya seperti mereka mendaki gunung dengan ketinggian di atas 5.000 mdpl dengan medan bersalju, kemampuan fisik adalah faktor utama yang harus dipersiapkan. Sehingga perlu ekstra latihan dalam mempersiapkan pendakian ini,” ujar Dadang M. Rizal.

“Kami juga mohon doa restu dari masyarakat pendaki gunung Indonesia, semoga Allah mengizinkan tim Kartini Petualang sampai di puncak Elbrus dan kembali ke tanah air dengan tidak kurang sesuatu apapun,” ujar Yta Gultom.

Tim akan bertolak dari Indonesia pada hari, Jumat (15/8/2014) dan mulai melakukan pendakian pada 18 Agustus  2014. Direncanakan kembali ke Tanah Air pada 29 Agustus 2014.

(liputan6.com)