SOLID GOLD BERJANGKA – Kepala kebijakan Partai Demokrat Liberal Jepang mengatakan pada hari Minggu bahwa pemerintah harus mengambil langkah-langkah berani untuk menanggapi lonjakan yen menyusul keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, merupakan pertanda yang paling terakhir bagi pemerintah Jepang untuk dapat melakukan intervensi terhadap Yen.

“Spekulatif pergerakan di pasar forex memiliki efek yang sangat negatif. Jika perlu, pemerintah tidak perlu ragu untuk menanggapiya, termasuk intervensi mata uang,” Tomomi Inada berbicara kepada partai yang mewakili dan berkuasa untuk Jepang terhadap isu-isu kebijakan, selama perdebatan dengan kepala kebijakan dari pihak lain akan di tayangkan oleh NHK, menurut harian Nikkei.

Pasar keuangan Jepang telah siaga tinggi setelah safe haven Yen menguat menjadi 99,00 per Dolar pada hari Jumat pekan lalu setelah pemungutan suara terhadap Brexit. Untuk pertama kalinya Yen turun di bawah angka 100 terhadap Dolar sejak akhir tahun 2013. Hal ini mendorong Menteri keuangan Jepan Mr.Taro Aso untuk memperingatkan pada hari Jumat bahwa pemerintah sangat gugup untuk merespon bagi yang diperlukan untuk pergerakan mata uang.

Inada juga berkomentar setelah datangnya dan pertemuan darurat terhadap para pejabat senior dari Bank of Japan, Badan Jasa Keuangan, dan Kementrian Keuangan untuk membahas pasar keuangan pasca-Brexit, dimana mereka mengatakan bahwa mereka akan terus berkoordinasi dengan sangat ketat untuk memantau pergerakan pasar. – SOLID GOLD BERJANGKA