SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas berjangka kembali melemah pada penutupan perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena pasar masih menanti rilis data ekonomi utama dari China dan Amerika Serikat (AS).

Harga emas untuk pengiriman Februari turun US$ 2,2 atau 0,2 persen menjadi US$ 1.208,5 per  ounce di divisi Comex New York Mercantile Exchange. Sejumlah analis mengatakan para pedagang akan mengamati rilis terbaru dari data inflasi China dan data tenaga kerja AS  sebelum mengambil sikap yang lebih definitif tentang arah harga emas.

Para analis mengatakan, emas sebenarnya telah mendapat dukungan awal dari meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa bisa meluncurkan program stimulus yang agresif setelah pertemuan pada 22 Januari, sebuah langkah yang berpotensi memicu inflasi dan akan meningkatkan daya tarik ke investasi safe haven seperti emas – SOLIDGOLD

(http://bisnis.liputan6.com/)