Minyak Naik 3 %, Premium Ke Pertamina | Solid Gold Berjangka

Harga Minyak - SOLID GOLD BERJANGKA
SOLID GOLD BERJANGKA

Solid Gold Berjangka – Minyak Naik 3 %, Premium Ke Pertamina

SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga minyak kembali naik 3 % pada perdagangan kamis di AS (Amerika Serikat), seiring penurunan stok minyak mentah AS (Amerika Serikat) pada perdagangan berjangka di AS (Amerika Serikat). Dengan demikian, harga minyak mulai kuat berpijak di 40 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel.

Kenaikan ini merupakan yang kedua setelah sepanjang april harga minyak berada di bawah 40 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel. Pada perdagangan rabu lalu, harga minyak juga naik 3 % di AS (Amerika Serikat) akibat turunnya pasokan bensin.

Firma intelijen pasar Genscape melaporkan bahwa stok minyak di Cushing, Oklahoma untuk hub pengiriman minyak, turun 89.071 per barrel sepanjang minggu mulai 2 agustus. Trader yang melihat data ini.

Laporan Genscape hadir setelah laporan pemerintah AS (Amerika Serikat) yang menunjukkan adanya penurunan stok 1,1 juta barrel di Cushing mulai 29 Juli 2016.

Harga minyak mentah Brent ditutup naik 2,8 % atau naik 1,19 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel ke 44,29 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel.

Sementara minyak emntah WTI CLc1 naik 1,10 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel atau naik 2,7 % ke level 41,93 dollar AS (Amerika Serikat) per barrel.

Perusahaan pelat merah rusia di bidang energi, Rosneft Group melalui Rosneft Trading SA telah memulai pengiriman pertama kargo premium untuk wilayah Asia Pasifik.

Sebanyak 200.000 barel premium dikirim ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina (Persero) sebagai tindak lanjut perjanjian yang diteken kedua perusahaan pada juni lalu.

“Pengiriman ini menandai prestasi bersejarah bagi Rosneft. Ini adalah kali pertama perusahaan mengirim premium untuk kawasan Asia Pasifik. Meskipun persaingan pasar minyak cukup ketat, Rosneft Trading SA telah berhasil melakukan ekspansi pasar global, untuk perdagangan produk hidrokarbon milik Rosneft Group,” ucap Rosneft.

Indonesia merupakan salah satu importir premium terbesar di kawasan Asia-Pasifik. Pengiriman premium pertama ini merupakan langkah awal dari strategi perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar.

“Langkah berikutnya dari pembangunan jangka panjang ini adalah keterlibatan yang lebih mendalam dalam proyek kilang,” tulis Rosneft.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro dikonfirmasi Kompas.com, Kamis petang membenarkan, kabar pengiriman premium oleh Rosneft.

“Benar, Rosneft termasuk salah satu pemenang tender mogas 88 (premium). Dengan kontrak 1 kargo per bulan, sebanyak 200.000 barel,” kata Wianda.

Rosneft dan Pertamina sebelumnya telah menandatangani kontrak jangka enam bulan dengan pengiriman sebanyak 1,2 juta barel. Selain itu, kedua perusahaan juga menyepakati pengolahan minyak di Tuban, dengan kapasitas 15 juta ton per tahun – SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : bisniskeuangan.kompas.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*