SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong mengembangkan, dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah seseorang sebagai perorangan atau anggota masyarakat dalam bentuk permainan, perlombaan/ pertandingan, dan kegiatan jasmani yang intensif untuk memperoleh rekreasi, kemenangan, dan prestasi puncak dalam rangka pembentukan manusia seutuhnya yang berkualitas berdasarkan norma-norma negara.

Sebuah penelitian di Belanda membuktikan bahwa olahraga juga berhubungan dengan kemampuan menyerap informasi baru. Olahraga 4 jam setelah mempelajari sesuatu membuat materinya nempel lebih lama di otak.

Proses konsolidasi ingatan membutuhkan beberapa faktor, seperti hormon dopamin dan noradrenalin, serta faktor neurotropik dari otak. Tanpa adanya faktor-faktor tersebut, informasi baru tidak akan bertahan lama di otak.

Untuk membuktikan pengaruh olahraga pada proses konsolidasi ingatan, sebuah eksperimen dilakukan pada 72 orang partisipan. Para partisipan diminta mempelajari 90 gambar yang berhubungan dengan lokasi, selama 40 menit.

Secara acak, para partisipan dibagi menjadi 3 kelompok. Satu kelompok langsung berolahraga, sedangkan sisanya berolahraga 4 jam kemudian atau tidak olahraga sama sekali.

Dua hari berikutnya, mereka diminta mengingat gambar-gambar tersebut sembari menjalani pemindaian otak dengan MRI (Magnetic Resonance Imaging). Hasilnya, ingatan paling baik dimiliki oleh kelompok yang berolahraga 4 jam setelah belajar, dan yang paling buruk adalah yang tidak olahraga sama sekali – SOLIDGOLD BERJANGKA

health.detik.com