solid-goldberjangka.com – Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR), menunjukkan nilai tukar rupiah berada di level 12.212 per dolar AS. Angka tersebut menunjukkan rupiah terkoreksi hingga 92 poin dari perdagangan sebelumnya di level 12.120 per dolar AS.

Sementara data valuta asing (valas) Bloomberg menunjukkan nilai tukar rupiah dibuka melemah di level 12.227 per dolar AS. Nilai tukar rupiah sempat menyentuh level 12.232 per dolar AS pada perdagangan pukul 9:46 waktu Jakarta.

Hingga menjelang siang rupiah terus berfluktuasi melemah dan masih bertengger di kisaran 12.166 – 12.254 per dolar AS.

Ekonom PT Bank Central Asia Tbk, David Sumual mengatakan, penguatan dolar sebagai faktor utama pelemahan nilai tukar rupiah. Menurutnya, imbas penguatan dolar ini juga menimpa sejumlah mata uang lain di Asia dan Eropa.

“Sebenarnya, bukan rupiahnya sendiri yang melemah. Tapi karena dolarnya menguat dan akhirnya menjadi tekanan tersendiri bagi rupiah bahkan sejumlah mata uang termasuk euro, pound sterling, dan franc Swiss.”

Dia menjelaskan, sejumlah data perekonomian AS memang menunjukkan perbaikan dan menjadi angin positif bagi pergerakan dolar. Hal itu membuat dolar kian perkasa dan menekan sejumlah mata uang lain termasuk rupiah.

David menilai, nilai tukar rupiah yang telah menyentuh kisaran 12.200-an per dolar AS sudah menunjukkan level yang terlampau lemah.

(liputan6.com)