PT SOLID GOLD | ANCAMAN INFLASI DAN YIELD OBLIGASI

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – HARGA EMAS BERKILAU DITENGAH ANCAMAN INFLASI DAN YIELD OBLIGASI AMERIKA SERIKAT TURUN

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas melanjutkan penguatan selama 5 hari berturut-turut dan mencapai level tertinggi selama 6 minggu terakhir. Diawal sesi perdagangan pada hari Senin (25/Oktober) harga emas naik hingga 0.85 % atau mencapai level $ 1810.00/troy ons. Ditengah pelemahan yield obligasi Amerika Serikat ke level 1.6240 %, setelah mencapai puncak lima bulan 1.7% minggu lalu.

Penurunan yield obligasi US Treasury menjadi katalis utama yang mendorong harga emas. Kekhawatiran akan kenaikan inflasi pun belum sepenuhnya hilang dari benak para investor. Sehingga mereka masih membutuhkan fungsi safe haven dari emas.

Jumat lalu, emas sempat turun dari tertinggi September menyusul pernyataan Ketua Fed Amerika Serikat Jerome Powell. Yang menegaskan kembali pandangannya bahwa inflasi yang tinggi, kemungkinan akan mereda tahun depan. Powell juga mengatakan bahwa bank sentral Amerika Serikat harus mulai mengurangi pembelian asetnya dengan segera.

Komentar Powell yang terbaru tersebut kemungkinan memperkuat kekhawatiran tentang inflasi yang bertahan lebih lama. Hal itu tampaknya semakin mengikis dukungan untuk tim ‘sementara’ . Pihak yang meyakini bahwa kenaikan inflasi hanya akan berlangsung sementara) dan menaikan daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi.

Sehubungan dengan pandangan Powell yang mengindikasikan bahwa landasan sebelum The Fed mulai menaikkan suku bunga akan cukup panjang. Maka bull emas pun terdorong naik untuk merebut kembali level $1.800troy ons pada awal minggu ini.

ANALISA FUNDAMENTAL

Dari Amerika Serikat, sentimen penting minggu ini antara lain adalah GDP Amerika Serikat kuartal ketiga. Di kuartal kedua ekonomi Amerika Serikat berkembang dengan cepat di 6.7 % karena ekonomi kembali dibuka. Namun setelah itu kembali dilakukan restriksi-restriksi karena naiknya kembali kasus Covid – 19 sehingga ekonomi melambat. Pertanyaannya adalah seberapa melambatnya ?

Selain angka GDP, investor juga menantikan laporan “personal consumption and investment” yang kemungkinan akan tetap tinggi. Sebelum keluarnya data GDP Amerika Serikat, angka Durable Goods Orders untuk bulan September menarik perhatian. Karena akan menjadi salah satu data yang diperhitungkan didalam kalkulasi GDP.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish untuk emas. Sekitar 87 % pemain Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bullish. 13 % lainnya netral atau sideways dan tidak ada yang memperkirakan beraris. Sementara 60 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 22% bearish, dan 17 % lainnya netral (sideways).

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1816/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1826/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1797/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1788/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $1775/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*