PT SOLID GOLD | BERGERAK STABIL JELANG RILIS DATA

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – WAIT AND SEE! HARGA EMAS BERGERAK STABIL JELANG RILIS DATA KETENAGAKERJAAN AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas naik tipis hampir flat diawal sesi pembukaan perdagangan pada hari Senin (28/Juni) di range $ 1770 – $ 1785/troy ons. Harga emas masih bingung menentukan arah karena menunggu rilis data penting pada akhir pekan ini. Akhirakhir ini bukan momentum yang baik buat emas. Harga komoditas ini turun 0,1 % secara point-topoint dalam sepekan terakhir. Selama sebulan ke belakang, koreksi harga mencapai nyaris 7 %.

Perkembangan harga emas akan ditentukan oleh arah pergerakan mata uang dollar Amerika Serikat. Hubungan keduanya bertolak belakang, saat dollar Amerika Serikat menguat maka harga emas turun, demikian pula sebaliknya. Ini karena emas adalah aset yang dibanderol dengan dollar Amerika Serikat. Misalnya, ketika dollar Amerika Serikat terapresiasi maka emas jadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain. Akibatnya, permintaan emas menurun sehingga harganya terkoreksi.

Disisi lain, percepatan laju inflasi di Amerika Serikat yang dipandang hanya sementara membuat Komite Pembuat Kebijakan The Fed (Federal Open Market Committee/FOMC) masih nyaman untuk menerapkan kebijakan moneter ultra-longgar seperti yang berlaku sekarang. Dimana, suku bunga acuan rendah mendekati 0%, plus penggelontoran likuiditas melalui pembelian surat berharga (quantitative easing/QE) senilai US $ 120 miliar per bulan masih berjalan.

Situasi ini tidak menguntungkan buat dollar Amerika Serikat. Suku bunga rendah akan membuat imbalan berinvestasi di aset-aset berbasis dollar Amerika Serikat menjadi ikut rendah. Sedangkan quantitative easing menyebabkan pasokan dollar Amerika Serikat melimpah sehingga ‘harganya’ turun. Apabila ini yang terjadi, maka harga emas bakal diuntungkan. Namun ingat, data ketenagakerjaan Amerika Serikat baru dirilis akhir pekan ini.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Minggu ini, fokus dan perhatian para pelaku pasar akan tertuju pada laporan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk bulan Juni, yaitu Non Farm Payrolls (NFP), tingkat pengangguran, dan upah. NFP diperkirakan bertambah 700,000 jobs, sementara tingkat pengangguran diperkirakan turun menjadi 5.7 %.

Dengan tekanan inflasi yang tampaknya akan tetap tinggi, pasar tenaga kerja yang lebih lambat dari estimasi akan berdampak negatif pada pemulihan ekonomi; ini berarti bullish bagi asset safe haven termasuk emas.

Data penting dari Amerika Serikat lainnya adalah ADP Non Farm dan ISM Manufacturing PMI yang sering dianggap sebagai indikator awal data Non-Farm Payrolls (NFP) dari biro statistik tenaga kerja Amerika Serikat yang akan dirilis Jum’at mendatang. Meski versi ADP ini bisa berdampak, namun tidak sebesar dampak rilis NFP. Untuk bulan Juni 2021 diperkirakan jumlah job di Amerika Serikat versi ADP akan bertambah 555,000 job.

Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat. Disisi lain, Kesepakatan infrastruktur bipartisan menunjukkan kemajuan setelah Presiden Amerika Serikat Joe Biden pada Sabtu menegaskan bahwa dia tidak berencana memveto legislasi stimulus yang disokong senator dari partai Demokrat dan Republik tersebut. Stimulus terbaru ini akan menyediakan dana masif untuk pembangunan jalan, jembatan, saluran irigasi dan jaringan internet peta lebar (broadband).

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Survei yang dihimpun Kitco.com menunjukkan sentimen pasar untuk emas secara keseluruhan masih bullish. Sekitar 53.8 % pemain Wall Street memperkirakan bullish, 23.1 % memperkirakan bearish, dan 23.1 % lainnya netral atau sideways.

Sementara itu, 54.1 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 24.2 % bearish, dan 21.7 % lainnya netral. Pergerakan di atas level psikologis $ 1.800/troy ons disebut sebagai tanda bullish utama yang harus diperhatikan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1784/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1796/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1761/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1750/troy ons dan support 3 $ 1741/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2273 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*