PT SOLID GOLD BERJANGKA | ABAIKAN KENAIKAN INFLASI

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS BERPOTENSI BERGERAK LEBIH TINGGI THE FED ABAIKAN KENAIKAN INFLASI AMERIKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Akhirnya harga emas menembus level psikologis $ 1.900/troy ons setelah menguji beberapa kali resisten terkuatnya di level $ 1890/troy ons. Tren bullish harga emas terjadi sejak akhir Maret lalu ketika Dollar Amerika Serikat dan Yield obligasi Amerika Serikat berada di zona merah. Namun, Harga emas mengalami koreksi sehat disesi penutupan perdagangan pada hari Rabu malam (26/Mei) turun sebesar -0.13 % ke level $ 1890.10/troy ons.

Fokus pasar terhadap kenaikan inflasi Amerika Serikat masih menjadi faktor fundamental yang mempengaruhi dinamika emas dan Dollar Amerika Serikat. Di satu sisi, The Fed cenderung “mengabaikan” kenaikan inflasi saat ini dan terus bertahan pada kebijakan moneter longgar. Di sisi lain, ada kekhawatiran ekonomi akan mengalami overheating.

Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) yang melemah membantu (kenaikan harga emas) dan risiko kenaikan inflasi membebani segala hal saat ini. Kondisi sekarang adalah tentang nilai lindung terhadap inflasi. Meskipun inflasi tinggi, mereka (The Fed) tetap akan sangat dovish. Satu hal yang sangat penting bagi emas adalah isu yang berhubungan dengan suku bunga riil. The Fed akan tetap menjaga front-end suku bunga di level rendah, yang mana akan membuat Dollar Amerika Serikat melemah dan emas berperforma baik.

Dua pejabat penting The Fed menyinggung masalah inflasi dalam pidato mereka. Richard Clarida
mengungkapkan bahwa kenaikan inflasi Amerika Serikat bisa berkelanjutan dan pembicaraan mengenai tapering mungkin bisa dimulai, tetapi tidak dalam waktu dekat. Sementara itu, Presiden The Fed St. Louis, Charles Evans, menunjukkan sentimen yang lebih dovish.

Evans menanggapi kritik dari mantan Menkeu Amerika Serikat Larry Summers yang khawatir ekonomi Amerika Serikat akan overheating dengan kebijakan moneter longgar The Fed menghadapi kenaikan inflasi. Menurut Evans, hal itu sudah diperhitungkan dan risiko overheating terbilang rendah. Menurut Edward Meir dari ED&F Man Capital Markets, risiko kenaikan inflasi menyebabkan uang masuk ke aset anti inflasi seperti emas, sehingga ada peluang bagi emas untuk kembali menembus $2000 dalam jangka menengah.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Data Gross Domestic Product (GDP) Amerika Serikat kuartal pertama tahun 2021 (Preliminary) (Berdampak tinggi pada USD). Untuk data Preliminary (second estimate) kuartal pertama 2021 (q/q), pasar memperkirakan kenaikan menjadi +6.5 %. Jika hasil rilis lebih tinggi dari perkiraan maka USD akan cenderung menguat. Selain itu, data Jobless Claims Amerika Serikat per 21 Mei 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD). Untuk klaim tunjangan pengangguran akan kembali turun menjadi 427,000 klaim. Hasil rilis yang lebih rendah dari perkiraan akan cenderung menyebabkan USD menguat.

Sementara itu, data Pending Home Sales Amerika Serikat bulan April 2021 (Berdampak medium pada USD). Untuk bulan April 2021, diperkirakan Pending Home Sales y/y akan naik 35.0 %, dan m/m akan naik 0.6 %. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD. Disampaing itu, Core Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index Amerika Serikat bulan April 2021 (Berdampak medium-tinggi pada USD).

Untuk bulan April 2021, Core PCE Price Index m/m diperkirakan kembali naik 0.6 %. Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

Disisi lain, Personal Spending dan Personal Income di AS bulan April 2021 (Berdampak medium pada USD). Untuk bulan April 2021, diperkirakan Personal Spending akan naik 0.5 %, sementara Personal Income diproyeksikan merosot hingga 14.2% (atau -14.2%). Hasil rilis yang lebih tinggi dari perkiraan akan cenderung mendukung penguatan USD.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Harga emas saat ini juga sudah berada di atas rata-rata harga jangka panjangnya yaitu rata-rata harga 200 hariannya (Moving Average 200/MA200).

Apabila harga emas terus menguat, maka peluang garis MA50 memotong MA100 akan semakin besar, tren bullish jangka menengah harga emas bisa semakin terkonfirmasi. Tak menutup kemungkinan harga emas juga akan kembali tembus US $ 2.000/troy ons seperti bulan Agustus tahun lalu.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1893/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1905/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1871/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1860/troy ons dan support 3 $ 1847/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2233 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*