PT SOLID GOLD BERJANGKA | EMAS BERSIAP MEROKET

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – BARGAIN HUNTING! HARGA EMAS BERSIAP MEROKET DARI LEVEL TERENDAH

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Harga emas mulai bergerak naik disesi perdagangan pada hari Rabu (23/Juni) naik sebesar 0.50 % atau mencapai level $ 1794.95/troy ons setelah turun tajam karena dipicu oleh proyeksi ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik. Namun, kejatuhan harga emas yang signifikan membuat harga emas secara psikologis menjadi lebih murah dan memicu aksi bargain hunting.

Lonjakan inflasi Amerika Serikat yang menyentuh rekor tertinggi 13 tahun baru-baru ini telah memantik reaksi dari berbagai pihak, tidak terkecuali Kongres Amerika Serikat yang mendesak The Fed untuk segera melakukan intervensi. Namun, Powell dengan tegas mengatakan bahwa kenaikan inflasi Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir sebenarnya tidak selalu mencerminkan kondisi pemulihan ekonomi secara luas.

Menurut Powell, tekanan inflasi yang melonjak seperti sekarang ini akan mereda dengan sendirinya. Lebih jauh, pasar tenaga kerja yang masih berada di bawah level pra-COVID menjadi alasan utama The Fed untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Dalam lanjutan pidatonya, Powell mengatakan bahwa The Fed tetap akan mencermati data pasar sebelum menetapkan kebijakan moneter yang akan datang. “Kami tidak hanya berpatokan pada angka pengangguran, melainkan semua komponen ekonomi untuk memastikan perekonomian benar-benar telah pulih sepenuhnya,” ujar Powell.

“Kami tidak akan menaikkan suku bunga terlebih dulu karena kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi barubaru ini yang kemungkinan bersifat sementara. Justru, kami akan menunggu bukti inflasi aktual atau ketidakseimbangan lainnya,” tegas Powell yang berpidato di hadapan panel House of Representatives.

Isi pidato Powell sedikit meredupkan euforia pasca pernyataan The Fed pekan lalu. Alhasil, Indeks Dollar Amerika Serikat merosot dari level 92.13 ke kisaran 91.64 dan harga emas pun menguat.

ANALISA FUNDAMENTAL

Harga emas mulai bergerak naik disesi perdagangan pada hari Rabu (23/Juni) naik sebesar 0.50 % atau mencapai level $ 1794.95/troy ons setelah turun tajam karena dipicu oleh proyeksi ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik. Namun, kejatuhan harga emas yang signifikan membuat harga emas secara psikologis menjadi lebih murah dan memicu aksi bargain hunting.

Lonjakan inflasi Amerika Serikat yang menyentuh rekor tertinggi 13 tahun baru-baru ini telah memantik reaksi dari berbagai pihak, tidak terkecuali Kongres Amerika Serikat yang mendesak The Fed untuk segera melakukan intervensi. Namun, Powell dengan tegas mengatakan bahwa kenaikan inflasi Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir sebenarnya tidak selalu mencerminkan kondisi pemulihan ekonomi secara luas.

Menurut Powell, tekanan inflasi yang melonjak seperti sekarang ini akan mereda dengan sendirinya. Lebih jauh, pasar tenaga kerja yang masih berada di bawah level pra-COVID menjadi alasan utama The Fed untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Dalam lanjutan pidatonya, Powell mengatakan bahwa The Fed tetap akan mencermati data pasar sebelum menetapkan kebijakan moneter yang akan datang. “Kami tidak hanya berpatokan pada angka pengangguran, melainkan semua komponen ekonomi untuk memastikan perekonomian benar-benar telah pulih sepenuhnya,” ujar Powell.

“Kami tidak akan menaikkan suku bunga terlebih dulu karena kekhawatiran terhadap lonjakan inflasi barubaru ini yang kemungkinan bersifat sementara. Justru, kami akan menunggu bukti inflasi aktual atau ketidakseimbangan lainnya,” tegas Powell yang berpidato di hadapan panel House of Representatives.

Isi pidato Powell sedikit meredupkan euforia pasca pernyataan The Fed pekan lalu. Alhasil, Indeks Dollar Amerika Serikat merosot dari level 92.13 ke kisaran 91.64 dan harga emas pun menguat.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Sentimen bearish masih mendominasi pasar emas, yang membuat harganya berisiko turun lagi. Tetapi beberapa analis juga mengatakan penurunan emas terlalu berlebihan, dan saat ini merupakan waktu yang tepat untuk kembali membeli. “Kami telah menunggu lama koreksi harga ini dan perlahan kami akan mulai
membeli emas,” kata Philip Streible, kepala strategi investasi di Blue Line Futures, sebagaimana dilansir Kitco.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1784/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1796/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1761/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1750/troy ons. Dan support 3 $ 1741/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2224 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*