PT SOLID GOLD BERJANGKA | BERHASIL REBOUND KEMBALI

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS BERHASIL REBOUND KEMBALI DITENGAH ANCAMAN INFLASI

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTAHarga emas kembali meraih penguatan disesi perdagangan Eropa pada hari Rabu malam (27/Oktober). Naik hingga 0.23 % atau mencapai level $ 1799.10/troy ons seiring kekhawatiran akan risiko hiperinflasi. Dan ketidakpastian akan kebijakan bank-bank sentral untuk mengatasi masalah tersebut menjadi pendorong harga emas kembali meraih penguatan.

Sementara itu, pergerakan harga emas cenderung stabil ditengah penantian para pelaku pasar terhadap sentimen pasar yang cukup penting pekan ini. Ada 2 sentimen pasar yang menentukan nasib emas pekan ini yaitu, Amerika Serikat akan merilis data produk domestik bruto (PDB). Hasil polling Reuters menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat “hanya” tumbuh 2,8 % di kuartal III-2021. Melambat dari sebelumnya 6,7 %.

Rilis PDB Amerika Serikat jika lebih rendah dari prediksi tentunya akan memundurkan lagi ekspektasi kenaikan suku bunga. Apalagi, ketua bank sentral Amerika Serikat (The Fed) pada pekan lalu sekali lagi menegaskan belum saatnya
menaikkan suku bunga. Selain itu, data PDB Amerika Serikat akan dirilis pada Kamis (28/Oktober). Sehari setelahnya akan dirilis data inflasi versi personal capital expenditure (PCE).

Hasil survei Reuters menunjukkan inflasi PCE Inti tumbuh 3,7 % year-on-year (YoY) di bulan September. Lebih dari dari bulan sebelumnya 3,6 % YoY yang merupakan level tertinggi dalam 3 dekade terakhir. Jika rilis tersebut sesuai prediksi, maka kecemasan akan stagflasi akan semakin meningkat. Dan para pelaku pasar akan mencari aset safe haven sebagai lindung nilai.

Disisi lain, China kembali mengalami kenaikan kasus penyakit akibat virus corona (Covid-19). Hal tersebut tentunya membuat sentimen pelaku pasar cukup memburuk, mengingat China merupakan negara dengan perekonomaian terbesar kedua di dunia. Tetapi di sisi lain, lockdown yang dilakukan membuat harga emas kembali menanjak.

ANALISA FUNDAMENTAL

Di pekan ini setidaknya ada 2 sentiment pasar yang akan mempengaruhi pergerakan harga emas. Khususnya melawan dollar Amerika Serikat, dan membuat para pelaku pasar wait and see hingga saat ini.

Amerika Serikat akan merilis data produk domestik bruto (PDB). Hasil polling Reuters menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat “hanya” tumbuh 2,8 % di kuartal III-2021, melambat dari sebelumnya 6,7%. Rilis PDB Amerika Serikat jika lebih rendah dari prediksi tentunya akan memundurkan lagi ekspektasi kenaikan suku bunga. Apalagi, ketua bank sentral Amerika Serikat (The Fed) pada pekan lalu sekali lagi menegaskan belum saatnya untuk menaikkan tingkat suku bunga acuan Amerika Serikat.

Data PDB Amerika Serikat akan dirilis pada Kamis (28/Oktober), sehari setelahnya akan dirilis data inflasi versi personal capital expenditure (PCE). Hasil survei Reuters menunjukkan inflasi PCE Inti tumbuh 3,7 % year-on-year (YoY) di bulan September. Lebih dari dari bulan sebelumnya 3,6 % YoY yang merupakan level tertinggi dalam 3 dekade terakhir. Jika rilis tersebut sesuai prediksi, maka kecemasan akan stagflasi akan semakin meningkat. Dan emas yang akan diuntungkan sebab menyandang status safe haven.

ANALISA TEKNIKAL

Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish untuk emas. Sekitar 87 % pemain Wall Street memperkirakan pergerakan harga emas minggu ini akan bullish. 13 % lainnya netral atau sideways dan tidak ada yang memperkirakan beraris. Sementara 60 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 22 % bearish, dan 17 % lainnya netral.

Beberapa analis memperkirakan bahwa harga emas dunia diprediksi mampu mencapai US $ 1.900/troy ons pada akhir tahun ini. Jika risiko stagflasi atau inflasi tinggi dengan pertumbuhan ekonomi menurun, semakin menguat.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $1802/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1815/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1778/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1766/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1755/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*