PT SOLID GOLD BERJANGKA | DITENGAH PENGUATAN DOLLAR

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – INVESTOR MELAKUKAN AKSI TAKING PROFIT DI PASAR KOMODITI EMAS DITENGAH PENGUATAN DOLAR AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Harga emas turun dari puncak dua pekan, di sesi perdagangan Rabu malam(02/September) turun hingga -1.52 % ke level $ 1.932.20/troy ons seiring kembali reboundnya Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) pasca evaluasi penilaian terhadap data Manufaktur Amerika Serikat, sehingga menaikkan optimisme pelaku pasar terhadap pemulihan ekonomi global.

Para analis kini menilai bahwa data-data manufaktur di sejumlah negara, termasuk data PMI Manufaktur Amerika Serikat bersifat positif. Kurs indeks dollar Amerika Serikat pun pulih dari rekor terendah dua tahun berkat penilaian tersebut. Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY) yang membuat harga emas terasa mahal bagi para pembeli dengan mata uang lain.

Tidak hanya Dolar, data positif tersebut turut mendorong pasar ekuitas. S&P futures melompat untuk ke sembilan kalinya dalam 10 sesi, terdorong oleh reli saham-saham teknologi hari ini. Akan tetapi, para pelaku pasar mengaku tidak terkejut dengan koreksi harga emas yang terjadi karena hanyalah aksi profit-taking. Lagi pula, ada laporan kenaikan permintaan dari sektor emas fisik, yang mana berpotensi melambungkan kembali harga emas dalam beberapa waktu ke depan.

“Tidak terlalu mengejutkan para investor mengambil untung setelah reli emas pada Selasa kemarin,” kata Eugen Weinberg dari Commerzbank. “Namun, di samping kencangnya kabar fundamental seperti ekonomi lemah dan suku bunga rendah, laporan dari percetakan koin emas di Australia dan Amerika Serikat yang menyebutkan
adanya lonjakan permintaan, berpotensi membawa emas naik lagi ke level $2.000 dalam jangka panjang.“ Disisi lain, Faktor yang berpotensi besar menekan harga emas secara signifikan di tengah kondisi pandemi seperti sekarang ini adalah ditemukannya vaksin yang efektif serta aman. Ketika vaksin ditemukan, roda ekonomi dapat berputar lebih kencang. Bahkan jika penemuan vaksin untuk virus corona ini bisa memberikan proteksi yang lama serta dibarengi dengan kurva epidemiologi yang melengkung ke bawah dan pandemi berakhir maka roda ekonomi bisa sekencang sebelum pandemi terjadi.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Menurut analisa fundamental, Prospek emas jangka panjang memang masih dinilai positif lantaran berbagai faktor mulai dari tensi geopolitik Amerika Serikat – China yang tinggi, risiko dari persaingan pemilu Trump vs Biden, hingga neraca bank sentral yang menggelembung akibat kebijakan pelonggaran kuantitatif (QE) untuk injeksi likuiditas di pasar dan menurunkan borrowing cost.

Emas sebagai aset safe haven banyak diburu ketika konflik terjadi. Selain itu emas sebagai aset untuk lindung nilai (hedging) juga diburu ketika ada ancaman inflasi yang tinggi yang dapat mendevaluasi mata uang serta mengakibatkan penurunan kinerja investasi aset lainnya.

Namun bukan berarti prospek emas yang positif itu akan mendorong harga emas reli tanpa henti dan koreksi. Sebagai aset yang juga ditransaksikan di pasar sehari-hari baik di pasar spot maupun pasar berjangka (futures), pergerakan harga emas sangat ditentukan oleh banyak faktor.

Untuk jangka pendek, volatilitas pergerakan harga emas akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan Indeks Dollar Amerika Serikat (DXY). Selain itu, para investor juga memantau kebijakan bank sentral ke depan hingga rilis data makro ekonomi terbaru.

Pada saat pandemi seperti sekarang ini injeksi likuiditas ke sistem keuangan oleh bank sentral melalui QE nilainya bahkan lebih masif lagi. Hal ini, menjadi bahan bakar emas untuk meroket di sepanjang tahun 2020 terutama setelah the Fed (bank sentral Amerika Serikat) turun tangan ikut menenangkan pasar akhir Maret lalu.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAUUSD)

Secara teknikal, Hasil serupa juga ditunjukkan oleh Kitco yang melakukan interview kepada 2.375 responden Main Street. Dari total responden yang berpartisipasi tersebut sebanyak 57 % nya memandang bullish harga emas. Wall Street dan Main Street kompak kemungkinan besar harga emas bakal kembali menunjukkan pola pergerakan volatilnya.

Harga emas pekan ini diperkirakan berpotensi untuk kembali menyentuh level psikologis $ 2.000/troy ons. Namun masih tetap ada satu catatan, yaitu adanya volatilitas yang cukup tinggi di pasar komoditi emas.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1953/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1967/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1925/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1912/troy ons dan support 3 $ 1900/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2107 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*