PT SOLID GOLD BERJANGKA | EMAS MELANJUTKAN PENGUATAN

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS TUTUP DIATAS LEVEL PSIKOLOGIS $1800, EMAS MASIH BERPOTENSI MELANJUTKAN PENGUATAN

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Harga emas naik tajam dan kembali memecahkan rekor tertinggi disesi perdagangan pada hari Rabu malam (08/Juli) dimana berhasil menembus level psikologis $ 1.800/troy ons seiring kekhawatiran bahwa jumlah kasus virus corona baru yang terus meningkat di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) memperingatkan akan kemungkinan terjadi peningkatan jumlah korban meninggal yang signifikan setelah terjadi akselerasi penambahan kasus penyakit akibat virus corona (Covid-19) di bulan Juni lalu. Pelaku pasar kembali cemas akan kemungkinan diterapkannya
kebijakan karantina (lockdown) lagi, yang berisiko membawa perekonomian global mengalami resesi yang dalam dan panjang. Hal tersebut dapat memicu tindakan pembatasan aktivitas kembali (lockdown) sehingga mengurangi prospek untuk pemulihan ekonomi berbentuk kurva V dan berdampak pada sentimen risiko global.

Saat resesi panjang terjadi, kebijakan moneter tidak biasa (unconventional) seperti program pembelian aset (obligasi dan surat berharga lainnya) atau yang dikenal dengan quantitative easing (QE) oleh berbagai bank sentral di dunia akan berlangsung lebih lama. QE merupakan “bensin” bagi harga emas untuk terus
menanjak. Pada tahun 2008 saat terjadi krisis finansial global dan setelahnya, bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) menerapkan QE yang membuat emas akhirnya mencetak rekor tertinggi Rp 1.920/troy ons pada September 2011.

Nilai aset yang dibeli The Fed bisa dilihat dari neraca keuangannnya (balance sheet). Semakin banyak aset yang dibeli, maka neraca The Fed kian besar. Pada periode 2008-2014 saat The Fed melakukan QE guna memacu perekonomian akibat krisis finansial, nilai neraca The Fed mencapai US $ 4,5 triliun. Kini, kebijakan
yang sama diterapkan oleh The Fed, sang ketua Jerome Powell bahkan mengatakan akan melakukan QE berapa pun nilainya selama diperlukan oleh perekonomian. Saat ini, neraca The Fed sudah mencapai US $ 7,14 triliun, dan kemungkinan masih akan terus meningkat.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Pergerakan harga emas sejak kemarin sekali lagi mengikuti arah bursa saham dunia. Kemarin bursa saham Asia, Eropa, hingga Wall Street di Amerika Serikat mencetak penguatan. Bahkan hingga saat ini pasar saham kembali menunjukkan kinerja yang impresif dan sekali lagi berbarengan dengan lonjakan harga emas.

Bahkan jika dilihat dalam jangka panjang, harga emas menguat saat indeks saham melesat naik. Lihat saja ketika emas menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa US$ 1.920/troy ons pada September 2011, bursa saham Amerika Sedrikat saat itu juga turut menguat. Artinya kenaikan harga emas ini hampir mendekati level tertinggi 9 tahun.

Penyebabnya, kebijakan Quantitative Easing (QE) yang dilakukan oleh bank sentral Amerika Sedrikat (Federal Reserve/The Fed). Kebijakan yang sama diterapkan saat ini, bahkan dengan nilai pembelian aset (obligasi pemerintah dan surat berharga) yang lebih besar.

Sehingga pergerakan emas dan Wall Street bisa jadi akan seirama lagi, meski terkadang berlawanan akibat aksi profit taking. Sementara permintaan dollar Amerika Sedrikat kembali melemah selanjutnya memperpanjang beberapa dukungan untuk komoditas berdenominasi yakni harga emas.

ANALISA TEKNIKAL EMAS ( XAUUSD )

Secara teknikal, Harga emas kini telah menembus level psikologis $ 1.800/troy ons bahkan ditutup diatas level $1800. jika harga emas bergerak dan bertahan diatas level tersebut, maka harga emas masih dapat melanjutkan penguatan untuk menembus resisten-resisten berikutnya. Akan tetapi, jika harga emas bergerak kembali dibawah level psikolohis $ 1800/troy ons, kemungkinan besar harga emas berpotensi koreksi ke level $ 1750/troy ons.

Sementara itu, hasil survei Kitco terhadap 17 analis di Wall Street menunjukkan 12 orang atau 70 % memprediksi emas akan menguat lagi pekan ini. Sebanyak 18% memprediksi melemah, dan sisanya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1818/troy ons, maka emas dapat  Melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1830/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1794/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1782/troy ons dan support 3 $ 1761/troy ons.

PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2084 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*