PT SOLID GOLD BERJANGKA | EMAS SEMAKIN KOKOH

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – FUNDAMENTAL EMAS SEMAKIN KOKOH DITENGAH MASALAH VAKSINASI J&J DAN ANCAMAN KENAIKAN INFLASI AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Harga emas terkoreksi disesi perdagangan Eropa pada hari Rabu malam (14/April) koreksi sebesar -0.54 % ke level $ 1732.00/troy ons di tengah rilis laporan keuangan para emiten terutama perbankan. Saham Goldman Sach melesat 2 % setelah perseroan merilis kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pelaku pasar pada kuartal I-2021. Namun, saham JP Morgan merosot 1% meski juga membukukan kinerja yang prima.  Saham perbankan telah menguat sepanjang tahun berjalan.

Akan tetapi, harga emas masih menunjukkan penguatan seiring masalah vaksinasi yang sedang menghantui pasar keuangan. Mulai dari kabar vaksin yang kurang ampuh melindungi dari Covid-19 hingga efek samping serius yang ditimbulkan. Setelah AstraZeneca kini giliran vaksin J&J yang disebut menimbulkan pembekuan pembuluh darah.

Vaksin Johnson & Johnson (J&J) untuk sementara dihentikan penggunaannya di Amerika Serikat. Otoritas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) meminta negara bagian Amerika Serikat untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 J&J, setelah enam orang di Amerika Serikat dilaporkan mengalami pembekuan darah langka. Kombinasi kenaikan kasus infeksi dan permasalahan vaksinasi membuat prospek pemulihan menjadi terancam.

Di sisi lain angka inflasi di Amerika Serikat juga terlihat meningkat berdasarkan rilis data consumer price index (CPI). Inflasi dilaporkan tumbuh 2,6 % (yoy) naik dari bulan sebelumnya yang hanya 1,7 % (yoy). Pertumbuhan tersebut lebih tinggi dari hasil survei Reuters sebesar 2,5 % (yoy). Inflasi PCE baru akan dirilis pada 30 April nanti. Meski demikian, inflasi CPI yang telah dirilis memberikan gambaran apakah inflasi PCE naik atau turun.

Kenaikan angka inflasi membuat greenback melandai dan emas punya ruang untuk menguat seperti sekarang.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Para pelaku pasar saat ini berfokus pada masalah vaksinasi juga menghantui pasar keuangan. Mulai dari kabar vaksin yang kurang ampuh melindungi dari Covid-19 hingga efek samping serius yang ditimbulkan.

Setelah AstraZeneca kini giliran vaksin J&J yang disebut menimbulkan pembekuan pembuluh darah. Vaksin Johnson & Johnson (J&J), untuk sementara dihentikan penggunaannya di Amerika Serikat. Otoritas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat atau Food and Drug Administration (FDA) meminta negara bagian Amerika Serikat untuk menghentikan sementara penggunaan vaksin Covid-19 J&J, setelah enam orang di AS dilaporkan mengalami pembekuan darah langka.

Dalam rekomendasinya, FDA menyebutkan “demi kehati-hatian” usai melihat efek samping yang terjadi pada segelintir penerima yang tampaknya sangat jarang.

Kombinasi kenaikan kasus infeksi dan permasalahan vaksinasi membuat prospek pemulihan menjadi terancam. Kekhawatiran para pelaku pasar terhadap masalah vaksin dan pelonjakan kasus Covid-19 membuat harga emas punya ruang untuk menguat dalam jangka menengah.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Survei mingguan yang dilakukan Kitco menunjukkan baik analis dan pelaku pasar kini kompak memprediksi emas dunia akan menguat di pekan ini. Survei terhadap 15 analis di Wall Street menunjukkan sebanyak 9 orang atau 60 % memperkirakan emas akan bullish (tren naik) di pekan ini. 3 orang atau 20 % bearish, dan sisanya netral. Sementara itu survei terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, dengan 1.201 partisipan menunjukkan 65 % memberikan proyeksi bullish 20 % bearish dan 15 % netral.

Analis yang disurvei mengatakan sentimen terhadap emas kini membaik setelah berhasil bangkit ke atas US $ 1.700/troy ons. Adam Button, kepala strategi di Forexlive.com, mengatakan US $ 1.755/troy ons akan menjadi kunci pergerakan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1764/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1786/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1721/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1700/troy ons dan support 3 $ 1688/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2219 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*