PT SOLID GOLD BERJANGKA | HASIL PILPRES AMERIKA 2020

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – HARGA EMAS AKAN BERGERAK DENGAN VOLATILITAS TINGGI SEBELUM DI UMUMKAN HASIL PILPRES AMERIKA SERIKAT 2020

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Harga emas bergerak dengan volatil yang cukup tinggi di sesi perdagangan pada hari rabu (04/November) naik-turun dikisaran level $ 1880 – $ 1920/troy ons ditengah respon pelaku pasar terhadap hasil sementara pemilihan presiden Amerika Serikat yang menunjukkan keunggulan calon dari Partai Demokrat Joe Biden, dengan lawannya petahana dari Partai Republik, Donald Trump. Penghitungan suara di Amerika Serikat masih berlangsung hingga saat ini. Setelah Pilpres usai, aksi jual dollar Amerika Serikat diperkirakan masih akan berlanjut, terlihat dari survei yang dilakukan Reuters.

Survei yang dilakukan pada 27 Oktober hingga 2 November menunjukkan sebanyak 29 dari 42 analis atau sekitar 70 % mengatakan posisi jual (short) dollar Amerika Serikat masih akan tetap sama atau malah meningkat setelah Pilpres usai. Selain itu, 39 dari 60 analis mengatakan pergerakan dollar Amerika Serikat akan lebih tergantung dari hasil Pilpres ketimbang penyebaran penyakit virus corona (Covid-19).

“Pergerakan dollar Amerika Serikat jelas tergantung dari hasil pilpres, tetapi yang terlihat adalah ruang penguatan dollar Amerika Serikat yang sangat kecil, dan ketika itu terjadi, penguatan dollar Amerika Serikat akan dianggap sebagai peluang melakukan aksi jual,” kata Steve Englander, kepala riset mata uang G10 di Standar Chartered, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (3/November/2020).

Sebanyak 25 dari 57 analis yang disurvei Reuters juga menyatakan dollar Amerika Serikat akan menguat seandainya Donald Trump terpilih kembali sebagai presiden. Kemudian survei yang lebih terhadap lebih dari 70 analis mata uang menunjukkan dollar Amerika Serikat akan melemah melawan mata uang utama di tahun depan. Aksi jual dollar Amerika Serikat yang diprediksi masih akan berlanjut tentunya bisa menguntungkan bagi harga emas.

Tetapi, jangan buru-buru senang, sebab Pilpres Amerika Serikat saja masih belum usai, ada kemungkinan masih ada proses panjang. Disisi lain, laporan rilis data dari Institute for Supply Management (ISM) mengatakan pada hari Rabu (04/November) indeks aktivitas non-manufaktur turun ke pembacaan 56,6 bulan lalu dari 57,8 pada bulan September. Itu menarik indeks kembali di bawah level 57,3 di bulan Februari.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS (XAUUSD)

Menurut analisa fundamental, Volatilitas tinggi atau pergerakan naik turun dengan signifikan dalam waktu singkat yang dialami emas akibat pilpres Amerika Serikat sudah diprediksi sebelumnya. “Kami memperkirakan volatlitas di pasar akan meningkat dalam 72 jam, ke depan. Jadi, para investor akan memburu emas dan perak sebagai safe haven,” kata Philip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, sebagaimana dilansir CNBC International, Senin (2/November/2020).

Beberapa para analis memprediksi jika Joe Biden yang menjadi Presiden di Amerika Serikat, maka akan lebih menguntungkan bagi pergerakan harga emas, sebab menurut Hetch nilai stimulus yang akan digelontorkan lebih besar. Tetapi, pilpres sepertinya akan panjang selesainya, apalagi jika ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi dari salah satu pihak. Jika itu terjadi, harga emas kemungkinan kembali bergerak naik-turun.

Selain Pilpres Amerika Serikat, data dan peristiwa penting minggu ini adalah FOMC meeting dan data tenaga kerja Amerika Serikat (NFP, upah, dan tingkat pengangguran). The Fed diperkirakan masih dovish dengan menawarkan lebih banyak stimulus jika diperlukan.

ANALISA TEKNIKAL EMAS (XAUUSD)

Secara teknikal, Survei yang dilakukan Kitco.com menunjukkan sentimen bullish untuk emas. Sekitar 69 % pemain Wall Street memperkirakan minggu ini harga emas akan bullish, 13 % bearish, dan 19% lainnya netral atau sideways. Sementara itu, 52% pemain Main Street memperkirakan bullish, 33% bearish, dan 15 % netral.

Pilpres saat ini sepertinya masih belum akan berakhir cepat, dan kembali muncul ketidakpastian di pasar. Bursa saham pun berbalik rontok, terlihat dari pergerakan indeks saham di Eropa, kemudian indeks saham Amerika Serikat berjangka (futures) yang stagnan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1913/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1925/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1889/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di
level $ 1877/troy ons dan support 3 $1865/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2106 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*