PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA | Hindari Ini Agar Makanan Tetap Sehat

pt solid gold berjangka
pt solid gold berjangka

Hindari Ini Agar Makanan Tetap Sehat – PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Memasak di rumah seharusnya lebih hemat dan sehat, namun jika kamu melakukan kesalahan saat memasak ini, makanan justru jadi kurang sehat. Apa saja kesalahan tersebut?

Banyak yang meyakini bahwa makanan buatan rumah lebih sehat dibanding makanan yang dibeli di luar. Anggapan ini benar karena saat kamu memasak makanan sendiri di rumah, kamu bisa tahu bahan apa saja yang kamu gunakan.

Hanya saja kamu perlu mencermati cara memasak sebuah hidangan. Selalu perhatikan kebersihan bahan, area masak, serta alat yang digunakan saat memasak agar makanan lebih higienis dan steril.

Menurut American Journal of Preventive Medicine, memilih langkah yang salah saat memasak bisa mempengaruhi kualitas makanan. Ada 6 kesalahan saat memasak yang ternyata masih sering dilakukan hingga berakhir merusak nutrisi makanan.

Berikut ini 6 kesalahan saat memasak yang harus dihindari agar nutrisi makanan tetap terjaga :

1. Hanya Mencicipi Rasa Hidangan Satu Kali

Saat memasak, pastikan selalu mencicipi rasa masakan secara bertahap, jangan hanya sekali saja. Hal ini agar kamu tidak menggunakan garam berlebihan. Jika memungkinkan, ganti penggunaan garam dengan rempah agar makanan tidak mengandung sodium berlebih.

“Banyak bahan yang digunakan secara teratur, seperti kacang kacangan, kaldu, tomat kalengan, saus pasta, keju parut dan ayam rotisserie. Makanan itu berkontribusi pada penambahan garam secara alami,” kata Beth Stark.

2. Mengupas Kulit Buah Dan Sayur Terlalu Banyak

Banyak orang mengupas dan membuang bagian luar buah dan sayur terlalu banyak. Hal ini ternyata akan berdampak pada hilangnya nutrisi karena justru pada kulit dan bagian ujung sayuran terkandung banyak nutrisi.

Menurut USDA, membersihkan sayuran dengan membuang terlalu banyak bagian dapat menyebabkan serat tambahan, vitamin, mineral dan antioksidan ikut terbuang.

Misalnya pada sebuah kentang yang belum dikupas memiliki 42% lebih banyak serat dan serat ini akan hilang ketika kentang dikupas.

3. Menggunakan Makanan Rendah Lemak

Memangkas asupan lemak tidak menghasilkan makanan yang sehat, tetapi justru merugikan kesehatan. Pasalnya tubuh membutuhkan lemak untuk menyerap nutrisi yang larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E dan K.

Menurut Harvard Health Publishing, lemak juga menjadi sumber nutrisi yang penting untuk produksi energi dan dibutuhkan untuk pertumbuhan sel. Selain itu, penggunaan lemak dalam masakan juga akan membuat masakan menjadi lebih enak.

4. Menunggu Lapar

Apakah kamu salah satu orang yang baru memasak setelah lapar? Cara ini ternyata lebih berisiko untuk membuat kamu memilih makanan yang tidak sehat.

Saat merasa lapar kamu akan membuat 2 pilihan, yaitu tetap memasak makanan yang kamu rencanakan atau mengambil makanan lain seperti camilan untuk mengatasi lapar.

Williamson, seorang ahli gizi, menyarankan untuk mengolah irisan sayuran yang bisa dimakan jika rasa lapar sudah tidak bisa diatasi saat memasak.

5. Tidak Mengasup Ragam Makanan Bernutrisi

Sebagian besar orang terutama yang melakukan diet pasti punya pantangan terhadap beberapa bahan masakan. Kemudian saat memasak, mereka akan berfokus pada bahan-bahan apa saja yang harus dikurangi.

Cara ini menjadi cara yang harus dihentikan jika kamu masih melakukannya. American Heart Association merekomendasikan untuk lebih menambah ragam makanan bernutrisi dibanding hanya berfokus mengurangi makanan yang dipantang.

6. Selalu Membuat Makanan Yang Sama

Membuat makanan yang paling sering dimasak mungkin akan lebih cepat dan memudahkan, tetapi cara ini ternyata tidak lebih baik daripada membeli makanan di luar.

Cara seperti ini tidak membantu tubuh untuk mendapati kecukupan nutrisi sama sekali. Menurut penelitian pada mSystems, setidaknya kamu harus konsumsi 30 bahan nabati yang berbeda per minggu untuk mendapatkan mikrobiota usus yang lebih baik dan sehat – PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : food.detik

About solid gold 2155 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*