PT SOLID GOLD BERJANGKA | KENAIKAN 530 POIN

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – TERNYATA BANK CENTRAL MEMBORONG HARGA EMAS SEJAK 2019, SAAT INI HARGA EMAS TELAH MENCETAK REKOR KENAIKAN SEBESAR 530 POIN

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA Harga emas menguat dan kembali menguji level tertinggi sepanjang sejarah $ 1981.10/troy ons di sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu malam (29/Juli), harga emas mengalami kenaikan hingga 0.62 % ke level $ 1980.80/troy ons setelah mengalami koreksi yang dalam pada perdagangan Selasa (28/Juli).

Indeks dollar Amerika Serikat yang ambrol menjadi salah satu pemicu kenaikan harga emas dunia. Kemarin, indeks dollar Amerika Serikat berada di kisaran 93,493. Level tersebut merupakan yang terendah dalam 2 tahun terakhir atau sejak sejak Juni 2018. Sehingga ketika indeks dollar Amerika Serikat menurun, harga emas dunia akan menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, permintaannya pun berpotensi meningkat.

Sebelum mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, permintaan emas memang sudah meningkat tajam dari “konsumen” terbesarnya, yakni bank sentral di berbagai negara. Tidak sekedar meningkat, bisa dikatakan bank sentral di dunia ini melakukan aksi “borong” emas. Berdasarkan survei Central Bank Gold Reserve (CBGR) tahun 2020 yang dirilis oleh World Gold Council pada Mei lalu, bank sentral di seluruh dunia memborong emas sebanyak 650 ton pada tahun 2019. Pembelian tersebut merupakan yang terbesar kedua sepanjang sejarah.

Ada beberapa alasan kenapa bank sentral masih akan memborong emas, yang pertama karena penerapan suku bunga negatif di beberapa negara. Suku bunga negatif membuat emas menjadi menarik karena opportunity cost yang menjadi rendah, serta ada risiko kenaikan inflasi, emas merupakan aset lindung nilai terhadap kenaikan harga tersebut.

Faktor lainnya yakni kinerja kinclong emas saat krisis melanda dunia. Di tahun 2008, ketika terjadi krisis finansial global, harga emas terus menanjak hingga melewati rekor tertinggi pada September 2011.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Bank sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga stabil. Ini terungkap dalam hasil rapat the Federal Open Market Committe (FOMC) yang dirilis Rabu (29/Juli/2020), guna menentukan kebijakan moneter Amerika Serikat ke depan.

Saat ini tingkat suku bunga Amerika Serikat berada di kisaran 0 % sampai 0,25 %. Suku bunga akan berada di level yang sama sampai pejabat yakin ekonomi telah berada di jalur yang sesuai. Sementara itu, dalam pernyataan yang sama, The Fed juga menegaskan arah ekonomi akan sangat bergantung pada penanganan pandemi.

The Fed juga mempertahankan pembelian obligasi dan serangkaian program pinjaman serta likuiditas terkait respon pada virus corona. Kondisi pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat dilihat lebih baik. Namun tetap dirasa belum normal.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Garth Bregman dari BNP Paribas Wealth Management memprediksi harga emas akan dikonsolidasi terlebih dahulu di kisaran US $ 2.000 / troy ons, sebelum kembali melesat.

“Kami tidak melihat katalis yang akan menghentikan kenaikan harga emas dalam jangka pendek. Faktanya, faktor-faktor yang membuat emas melesat ke peringkat tertinggi masih tetap ada,”

kata Bregman, sebagaimana dilansir CNBC International. Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1987/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 2000/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1962/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $1950/troy ons dan support 3 $ 1935/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2108 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*