PT SOLID GOLD BERJANGKA | PENURUNAN EMAS TERBATAS

PT SOLID GOLD BERJANGKA
PT SOLID GOLD BERJANGKA

PT SOLID GOLD BERJANGKA – LAJU PENURUNAN HARGA EMAS TERBATAS SETELAH TURUN 3 % LEBIH

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTAHarga emas terus bergerak turun disesi perdagangan Eropa pada hari Rabu (24/November) malam. Turun hingga level $ 23643/troy ons pasca laporan rilis data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan pemulihan. Sehingga Indeks Dollar Amerika Serikat bergerak cukup kokoh dilevel tertinggi 15 bulan terakhir.

Dari data ekonomi Amerika Serikat, laporan rilis data klaim pengangguran Amerika Serikat turun sebesar 71.000 ke 199.000. Turun dari perkiraan yang telah direvisi sebesar 268.000. Data ini lebih baik daripada yang diperkirakan di 268.000 yang mendorong naik dollar Amerika Serikat sehingga menekan turun harga emas. Sementara itu, perekonomian Amerika Serikat di kuartal ketiga bertumbuh kurang daripada yang diperkirakan.

Departeman Perdagangan Amerika Serikat mengatakan bahwa GDP Amerika Serikat kuartal ketiga hanya bertumbuh 2.1 % lebih rendah daripada yang diperkirakan pertumbuhan sebesar 2.2 %. Dan sedikit lebih besar dari pada perkiraan sebelumnya. Selain itu, Durable Goods Order Amerika Serikat bulan Oktober turun 0.5 % setelah penurunan 0.2 % di bulan September. Jauh lebih rendah daripada yang diperkirakan, namun ada penambahan sebesar 0.2 %.

Indeks dollar Amerika Serikat (DXY) stabil pada kisaran 96.50-an. Seiring masih tertopang oleh euforia menyambut nominasi Jerome Powell untuk menjadi Ketua The Fed lagi. Pertaruhan trader untuk kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2022 semakin meningkat, sehubungan dengan kinclongnya data-data ekonomi Amerika Serikat
dibandingkan dengan sejumlah negara maju lainnya. Ekspektasi Fed rate hike juga terdukung oleh langkah Presiden Amerika Serikat. Joe Biden menominasikan Jerome Powell untuk menjabat sebagai Ketua The Fed lagi.

Hasil rapat FOMC pada awal bulan ini menandai dimulainya tapering. Alias pemangkasan bertahap atas program pembelian obligasi yang telah berlangsung sejak awal pandemi COVID-19. Pelaku pasar akan mencari tahu apakah notulen dan data PCE membuka kemungkinan untuk akselerasi laju tapering. Apabila laju tapering dapat dipercepat, proyeksi kenaikan suku bunga The Fed juga bakal lebih cepat.

ANALISA FUNDAMENTAL

Laju penguatan emas terbatas ditengah kekhawatiran pelaku pasar di Asia terhadap potensi dipercepatnya pengetatan kebijakan moneter The Fed. Hal tersebut membuat semakin banyak pelaku pasar yang bertaruh. Bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebanyak 3 kali pada tahun depan. Jika masing-masing kenaikannya sebesar 25 basis poin (bp) maka total kenaikan suku bunga acuan menjadi 75 bp.

Ekspektasi pasar tersebut terbilang sangat agresif jika dibandingkan dengan perkiraan pasar beberapa bulan lalu. Yang memproyeksikan The Fed hanya punya ruang 1 kali kenaikan suku bunga sebesar 25 bp. Inflasi di Amerika Serikat yang tinggi memang menjadi momok bagi semua pelaku ekonomi. Bagi pemangku kebijakan, inflasi yang tinggi akan menghambat tercapainya tujuan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Bagi masyarakat umum dan konsumen, tingginya inflasi akan mencekik daya beli. Sedangkan bagi investor kenaikan inflasi yang tinggi dan berlangsung lama akan berakibat pada penurunan marjin laba.

Disisi lain, Kenaikan kasus Covid-19 di Eropa juga memicu kecemasan para investor. Terutama karena pemerintah Jerman menjajaki kemungkinan memberlakukan kembali pembatasan aktivitas masyarakat (lockdown).

ANALISA TEKNIKAL

Menurut analisa teknikal, support kuncian saat ini berda di level $ 1758/troy ons. Apabila level tersebut tembus maka harga emas berpotensi melanjutkan pelemahannya. Sementara ke arah sebaliknya, $ 1817 bertindak sebagai resisten.

Menurut Survey yang dihimpun Kitco.com menunjukkan mayoritas pelaku pasar masih bersikap bullish. Sekitar 47 % analis Wall Street memperkirakan harga emas minggu ini bullish, 24 % akan bearish, dan 29 % lainnya netral atau sideways. Sementara 71 % pemain Main Street memperkirakan bullish, 15 % bearish, dan 14 % lainnya netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1805/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 $ 1817/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1781/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 $ 1769/troy ons. Dan support ke 3 berada di level $ 1758/troy ons.
PT SOLID GOLD BERJANGKA

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2271 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*