Tips Hindari Alergi Anak Yang Suka Hewan ~

PT Solid Gold Berjangka

PT SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Seru banget nih kalau di tahun baru 2018 punya hewan peliharaan lucu seperti kucing, kelinci, dan lainnya. Apalagi sang buah hati tercinta yang memintanya langsung.

Ironisnya, si kecil punya riwayat alergi terhadap bulu hewan. Bagaimana cara kita dalam menyiasatinya? Pada umumnya anak – anak memang sangat menyukai hewan.

Sebenarnya, memelihara hewan cukup bermanfaat bagi anak. Si Kecil bisa belajar memiliki rasa tanggung jawab, menstimulasi empati dan kecerdasan emosionalnya, bahkan membuat anak jadi lebih aktif.

Namun, kita dihadapkan pada dilema. Ya, buah hati tersayang punya alergi terhadap bulu hewan. Apakah kita langsung melarang anak untuk memelihara hewan kesukaannya atau kita punya toleransi khusus untuk mengikuti kemauannya?

dr. Dyah Novita Anggraini dalam sebuah tulisannya memberikan tips untuk meminimalisir risiko alergi bulu pada anak saat kita sepakat memelihara hewan di dalam rumah :

1. Rajin membersihkan kandang dan area di sekitarnya

Rutinitas ini sangat penting agar hewan peliharaan tetap nyaman dan sehat. minimal sebulan sekali membersihkan kandang dengan cairan desinfektan.

2. Rajin membersihkan hewan peliharaan

Kita bisa melakukannya setiap seminggu atau 2 minggu sekali, atau mungkin membawa hewan peliharaan ke pet shop untuk grooming.

3. Bersihkan rumah setiap hari

Kegiatan pembersihan rumah dengan menggunakan alat vacuum cleaner harus dilakukan setiap hari. Dengan demikian, bulu – bulu yang dibawa oleh hewan tidak menumpuk di karpet maupun perabotan berlapis kain.

4. Jangan lupa untuk mencuci tangan

Cara mencuci tangan yang benar adalah dengan menggunakan air mengalir dan sabun pembersih. Lakukan ini setelah memegang hewan peliharaan.

5. Gunakan alat pembersih udara

Pembersih udara merupakan alat yang sangat efektif dalam menghilangkan zat – zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi. Kita bisa mencari pembersih udara yang berjenis HEPA (high-efficiency particulate air).

Alat yang mempunyai sistem HEPA mampu menghilangkan partikel penyebab alergi seperti debu, bulu hewan, dan tungau debu.

6. Letakkan hewan peliharaan di luar rumah

Jika masuk ke dalam rumah, jauhkan hewan peliharaan dari beberapa tempat seperti kamar tidur anak, perabotan berlapis kain, dan ruang pakaian.

Dan apabila anak kita masih kambuh alerginya, pilihlah hewan peliharaan yang tidak berbulu, seperti : kucing spynx, kura – kura atau ikan.

Ketika sudah melakukan hal-hal di atas, tetapi alergi anak malah sering kambuh? Ada baiknya kita pertimbangkan kembali untuk memelihara hewan peliharaan – PT SOLID GOLD BERJANGKA

Sumber : health.liputan6