PT SOLID GOLD | THE FED PEKAN INI CUKUP GANAS

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – KEPUTUSAN THE FED PEKAN INI CUKUP GANAS YANG MEMICU ADANYA ISTILAH TAPERING (PENGURANGAN STIMULUS)

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas stagnan disepanjang sesi perdagangan pada hari Senin (25/Januari) bergerak di level pembukaan pasar $ 1855.20/troy ons. Pergerakan tersebut mengindikasikan emas sideways, sebab ada bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) akan mengumumkan kebijakan moneter di pekan ini.

Disisi lain, Senat Amerika Serikat yang sebelumnya dikuasai oleh Partai Republik, kini dikuasai oleh Partai Demokrat. Sehingga blue wave atau kemenangan penuh Partai Demokrat berhasil dicapai. Parlemen Amerika Serikat menganut sistem 2 kamar, House of Representative (DPR) yang sudah dikuasai Partai Demokrat sejak lama, dan Senat yang pada rezim Donald Trump dikuasai Partai Republik. Dengan dikuasainya DPR dan Senat, tentunya akan memudahkan dalam mengambil kebijakan, termasuk dalam meloloskan paket stimulus fiskal US$ 1,9 triliun.

Alhasil, emas langsung melesat begitu Presiden Amerika Serikat terpilih ‘Joe Biden’ dilantik, sebab stimulus fiskal merupakan bahan bakar untuk harga emas berpeluang menguat. Di bulan Maret 2020 lalu, pemerintah Amerika Serikat, saat itu di bawah komando Presiden Donald Trump, menggelontorkan stimulus fiskal senilai US$ 2 triliun, emas yang sebelumnya mengalami aksi juga mulai meroket hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa $ 2.072.60/troy ons pada 7 Agustus 2020.

Para analis dan investor ritel melihat stimulus fiskal yang akan digelontorkan di era Joe Biden juga akan membuat emas melesat. Hal tersebut terlihat dari survei mingguan yang dilakukan Kitco. Dengan demikian analis dan investor ritel kompak “memborong” emas dengan mayoritas memprediksi harganya akan kembali menguat di pekan ini.

Selain stimulus fiskal, stimulus moneter yang longgar juga menjadi pemicu penguatan harga emas. Bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) menjadi salah satu bank sentral yang paling jor-joran. The Fed memangkas suku bunga hingga menjadi <0,25%, dan menambah stimulus moneter dengan program pembelian aset (quantitative easing/QE) senilai US$ 120 miliar per bulan.

ANALISA FUNDAMENTAL EMAS

Menurut analisa fundamental, The Fed memangkas suku bunga hingga menjadi <0,25 %, dan menambah stimulus moneter dengan program pembelian aset (quantitative
easing/QE) senilai US $ 120 miliar per bulan.

Pengumuman tersebut sangat dinanti pelaku pasar, sebab saat ini bereda “bisik-bisik” di pasar jika di akhir tahun ini ada kemungkinan The Fed akan mengurangi nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE) yang saat ini nilainya sekitar US $ 120 miliar per bulan.

Pengurangan tersebut dikenal dengan istilah tapering. Sebelum saat ini, pada pertengahan tahun 2013 lalu, The Fed yang saat itu dipimpin Ben Bernanke juga mengeluarkan wacana tapering. Saat wacana tersebut muncul dollar Amerika Serikat menjadi begitu perkasa, hingga ada istilah “taper tantrum”. Maklum saja, sejak diterapkan suku bunga rendah serta QE, nilai tukar dollar Amerika Serikat terus merosot. Sehingga saat muncul wacana pengurangan QE hingga akhirnya dihentikan dollar Amerika Serikat langsung mengamuk, “taper tantrum” yang membuat harga emas
rontok kala itu.

Dengan demikian, arah pergerakan emas di pekan ini baru akan terlihat setelah The Fed mengumumkan kebijakan moneter Kamis dini hari waktu Indonesia.

ANALISA TEKNIKAL EMAS

Secara teknikal, Survei yang dilakukan terhadap 15 analis di Wall Street, menunjukkan 60 % memberikan proyeksi bullish (tren naik) di pekan ini, sementara yang memprediksi harga emas akan turun (bearish) sebanyak 20 %, dan yang memberikan outlook netral sebanyak 20 %.

Sementara itu survei yang dilakukan terhadap investor ritel atau yang disebut Main Street, dengan jumlah partisipan sebanyak 1.581 orang, menunjukkan 67 % memberikan proyeksi bullish, 17 % bearish, dan 15 % netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1851/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1865/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1824/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di
level $ 1811/troy ons dan support 3 $ 1800/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta/TulusRifwandiGea

About solid gold 2155 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*