PT SOLID GOLD | HARGA EMAS BERGERAK STABIL

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – WAIT! HARGA EMAS BERGERAK STABIL JELANG PERTEMUAN KETUA THE FED AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas bergerak stabil diawal sesi pembukaan perdagangan pada hari Senin (26/Juli). Bergerak di range $ 1795 – $ 1810/troy ons jelang pertemuan The Fed selama 2 hari. Bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed) bakal memberikan pandangan terbaru mereka terkait kondisi ekonomi. Serta peluang tapering off atau pengurangan nilai program pembelian aset (quantitative easing/QE).

Dikondisi saat ini, pasar global berada dalam ketidakpastian. Dengan munculnya kembali mutasi yang disebut virus corona delta yang pertama kali ditemukan di India. Kini dilaporkan sudah menyebar ke 124 negara, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization). Virus corona delta dikatakan lebih mudah menginfeksi dibandingkan varian lainnya. WHO mengatakan virus delta akan membuat kasus positif Covid-19 mencapai 200 juta orang dalam beberapa pekan ke depan. Hingga saat ini, berdasarkan data Worldometer, total kasus Covid-19 di seluruh dunia sebanyak 194,8 juta orang.

Amerika Serikat juga tidak lepas dari serangan corona delta. Dimana sebanyak 80 % disebabkan oleh corona delta dan sudah ditemukan di seluruh negara bagian di Amerika Serikat. Tidak hanya di Amerika Serikat dan Inggris, corona delta juga menyerang banyak negara, Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Menjadi negara-negara di Asia Tenggara yang mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang juga sudah menerapkan pembatasan sosial yang lebih ketat. Alhasil, outlook perekonomian global kini kembali memburuk, dan momentum pemulihan ekonomi meredup lagi. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kembali merosot.

Oleh karena itu, harga emas yang menyandang sebagai asset safe haven. Tentunya akan sangat dibutuhkan saat adanya ancaman terhadap perekonomian global. Baik itu karena peningkatan inflasi di Amerika Serikat, penurunan yield obligasi yang menandakan pemulihan ekonomi global telah meredup. Emas di percayai sebagai asset lindung (lindung nilai) tentunya akan diburu oleh pelaku pasar.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut Analisa fundamental, setiap analis ekonom, hingga investor tentunya memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap outlook perekonomian. Sikap optimistis muncul sebab vaksin yang ada saat ini masih mampu untuk “memerangi” corona varian delta. Sehingga, ketika vaksinasi semakin gencar dilakukan, roda perekonomian akan kembali berputar dengan kencang.

Tetapi sebaliknya, jika pelambatan ekonomi menjadi nyata, maka pasar saham berisiko mengalami aksi jual. Dan “cash is the king” muncul lagi. Tetapi bukan sembarang cash, hanya dollar Amerika Serikat. “Cash is the king” pernah terjadi pada bulan Maret 2020 lalu, saat virus corona ditetapkan sebagai pandemi. Kala itu, semua aset-aset mengalami aksi jual, mulai dari saham hingga emas, begitu juga dengan Treasury Amerika Serikat.

Namun, aksi jual emas tidak bertahan lama dan kembali menunjukkan perannya sebagai aset safe haven. Minggu ini, perhatian pelaku pasar akan fokus pada FOMC meeting. Terutama mengenai proyeksi suku bunga dan pengurangan pembelian asset atau tapering. Pada testimoninya beberapa waktu lalu, ketua The Fed Powell mengatakan bahwa kenaikan inflasi yang terjadi bersifat sementara. Dan lapangan pekerjaan masih belum seperti yang diharapkan, sehingga The Fed belum akan mengubah kebijakan moneternya.

Data penting dari Amerika Serikat lainnya adalah Advanced GDP kuartal kedua 2021 dan Core PCE Price Index untuk bulan Juni. GDP kuartal kedua diperkirakan melonjak menjadi +8.5 % dibandingkan kuartal sebelumnya yang +6.4 %. Sementara Core PCE Price Index diperkirakan naik 0.6%.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Dari 15 analis di Wall Street yang disurvei Kitco, 60 % memberikan proyeksi bearish (tren turun). Untuk emas di pekan ini, 13 % memberikan proyeksi bullish (tren naik), dan sisanya netral.

Sebaliknya, survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street. 55 % memberikan proyeksi bullish, 26 % bearish, dan sisanya netral.

Perbedaan antara Wall Street dan Main Street tersebut memberikan gambaran belum jelasnya kemana emas melangkah. Maklum saja, di pekan ini ada bank sentral Amerika Serikat atau akan mengumumkan kebijakan moneter.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1814/troy ons. Maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1825/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1794/troy ons. Maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1784/troy ons. Dan support 3 $ 1776/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2235 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*