PT SOLID GOLD | JELANG PILPRES AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – WASPADA! HARGA EMAS BERGERAK DENGAN VOLATILITAS TINGGI JELANG PILPRES AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas melesat diawal pembukaan sesi perdagangan pada hari Senin (02/November) naik hingga 0.90 % mencapai level $ 1895.80/troy ons seiring naiknya volume permintaan pasar terhadap aset safe-haven emas sehari sebelum pemilihan presiden berlangsung. Hal ini disebabkan oleh semua ketidakpastian dan kecemasan disekitarnya.

Pilpres Amerika Serikat akan menjadi kunci sekaligus menjadi pemicu harga emas akan “meledak” di sisa tahun ini. Pilpres yang mempertemukan petahana dari Partai Republik, Donald Trump, dengan penantangnya dari Partai Demokrat, Joseph ‘Joe’ Biden akan berlangsung pada Selasa 3 November waktu setempat.

Setelah pilpres selesai, maka fokus akan tertuju pada stimulus fiskal di Amerika Serikat. Cepat atau lambat stimulus tersebut akan cair, dan saat itu terkado jumlah uang yang bereda di perekonomian akan bertambah. Secara teori, dollar Amerika Serikat akan melemah. Kongres (DPR dan Senat) sudah diketahui, tentunya isu stimulus fiskal akan kembali muncul karena dibutuhkan untuk pemulihan ekonomi Amerika Serikat. Sementara pada hari ini, Selasa (03/11) Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan mata uang Indeks Dollar As (DXY), pagi ini melemah 0,11 % ke level 94,028. Tekanan bagi dolar AS akan lebih besar seandainya Joe Biden memenangi pilpres, sebab stimulus fiskal diperkirakan akan lebih besar ketimbang jika Donald Trump melanjutkan periode pemerintahannya. Survei yang dilakukan oleh NBC News/Wall Street Journal menunjukkan Joe Biden unggul dengan memperoleh 52 % suara dalam survei tersebut, sementara Donald Trump 42 %.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Sentimen pekan ini muncul dari Amerika Serikat dengan pemungutan suara pilpres, antara calon petahana Donald Trump dan kandidat penantang Joe Biden. Sejauh ini Biden unggul di pollnig, dan pasar bertaruh kemenangan Biden bakal lebar sehingga berujung kepastian politik.

Selanjutnya pada Jumat, The Fed akan menjadi pusat perhatian dengan sentimen keenam yakni pengumuman kebijakan suku bunga acuan, yang diprediksi masih akan mempertahankan suku bunga di level sekarang 0 % – 0,25 %. Disusul kemudian rilis data slip pengajian Oktober dan tingkat pengangguran di Amerika Serikat. Gaji baru sektor non-pertanian diprediksi tertekan menjadi 600K dari posisi sebulan sebelumnya 661K sedangkan angka pengangguran diprediksi surut ke 7,6 % dari sebelumnya 7,9 %.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Pialang komoditas senior RJO Futures yang berbasis di Chicago, Bob Haberkorn, mengatakan jika aksi jual di pasar saham menjadi lebih buruk, harga emas mungkin akan terus turun dan menguji level US$ 1.850 – 1.855/troy ons terlebih dahulu dan kemudian turun lagi ke US $ 1.825/troy ons. Proyeksi Herberkorn tersebut jitu, level terendah yang dicapai emas dunia kemarin di kisaran US $ 1.858/troy ons berdasarkan data Refinitiv. “Kita bisa melihat level US $ 1.825/troy ons jika terjadi lebih banyak lockdown akibat virus corona.
Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $1912/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1924/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1888/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1876/troy ons dan support 3 $ 1868/troy ons.
PT SOLID GOLD

Sumber : SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2106 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*