PT SOLID GOLD | KOREKSI DI TENGAH OPTIMISME

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – HARGA EMAS KOREKSI DI TENGAH OPTIMISME PEMULIHAN EKONOMI AMERIKA SERIKAT

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas mencatat pelemahan diawal sesi perdagangan pada hari Senin (12/April) melemah sebesar -0.62 % ke level $ 1726.60/troy ons ditengah Prospek pemulihan ekonomi Amerika Serikat yang lebih positif serta ekspektasi inflasi yang tinggi menimbulkan spekulasi di pasar bahwa The Fed bakal memulai siklus pengetatan moneternya lewat tapering.

Minggu lalu, Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa ekonomi Amerika Serikat berada di “poin pembalikan” dengan pertumbuhan dan kenaikan pembukaan lapangan kerja diprediksi melesat. Dia menilai inflasi 2 % masih bisa diterima. Namun demikian, masih ada risiko seputar pembukaan ekonomi yang terlalu cepat yang bisa memicu kembali kenaikan kasus Covid-19.

Powell mengatakan sangat tidak mungkin bank sentral akan menaikkan suku bunga acuan kapanpun tahun ini. “Kami ingin melihat inflasi naik menuju 2 % – dan itu berarti dalam basis yang berkelanjutan, dan bukan berarti kita akan menyentuh level itu hanya sekali,” tutur dia. “Dan kami juga ingin melihatnya sesuai dengan jalur untuk bergerak moderat melampaui 2 % untuk beberapa waktu.”

Harga emas sebagai aset safe haven biasanya diburu ketika selera terhadap risiko pelaku pasar memburuk.

Namun saat ekonomi bangkit risk appetite pulih emas cenderung dilepas oleh pemegangnya. Inilah yang membuat investor mencari alternatif aset lain untuk lindung nilai (hedging).

Untuk pekan ini, baik analis Wall Street maupun investor Main Street kompak dalam meramal harga emas. Mayoritas responden kedua kubu melihat prospek harga emas yang bullish.

Setidaknya ada 60 % dari responden masing-masing kelompok yang mengatakan demikian. Sebanyak 20% cenderung bearish dan sisanya netral. Musim rilis laporan keuangan kuartal I-2021 dimulai pada pekan ini dengan ekspektasi bahwa kinerja emiten Amerika Serikat masih bakal positif. Beberapa emiten kakap yang akan merilis keuangannya pekan ini di antaranya adalah Goldman Sachs dan JPMorgan Chase.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Angka inflasi bulan Maret akan menunjukkan kenaikan yang substansial di angka umum dari Consumer Price Index (CPI) dari 1.7 % menjadi 2.4 %. Investor juga akan mengamati CPI inti yang diperkirakan akan naik moderat dari 1.3 % ke 1.5 %.

Setiap ada tanda ekonomi menjadi memanas bisa mendorong naik dollar Amerika Serikat, sementara angka inflasi yang lemah akan membebani dollar Amerika Serikat. Selain itu, Pidato dari beberapa pejabat the Fed menyampaikan pesan yang sama bahwa pemulihan ekonomi kuat namun perjalanan masih panjang.

Highlight dari minggu ini adalah angka penjualan ritel untuk bulan Maret. Setelah menerima cek stimulus pada bulan lalu, para konsumen kemungkinan akan pergi pesta belanja.

Para ekonom memperkirakan angka penjualan ritel umum akan naik sebanyak 4.7 % lebih dari mengatasi kejatuhan pada bulan Februari. Sementara, angka belanja ini kemungkinan akan menutupi angka klaim pengangguran mingguan, namun penurunan dibawah 700.000 akan memberikan semangat, sementara angka diatas itu akan membebani dollar Amerika Serikat.

Consumer Sentiment Index pendahuluan dari Universitas Michigan untuk bulan April diperkirakan akan memperpanjang kenaikannya ditengah cepatnya vaksinasi, pembukaan kembali
aktifitas ekonomi, dan dibagikannya cek stimulus.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, Survei mingguan yang dilakukan Kitco menunjukkan baik analis dan pelaku pasar kini kompak memprediksi emas dunia akan menguat di pekan ini. Survei terhadap 15 analis di Wall Street menunjukkan sebanyak 9 orang atau 60% memperkirakan emas akan bullish (tren naik) di pekan ini.

3 orang atau 20 % bearish, dan sisanya netral. Sementara itu survei terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, dengan 1.201 partisipan menunjukkan 65 % memberikan proyeksi bullish 20% bearish dan 15 % netral.

Analis yang disurvei mengatakan sentimen terhadap emas kini membaik setelah berhasil bangkit ke atas US $ 1.700/troy ons. Adam Button, kepala strategi di Forexlive.com, mengatakan US $ 1.755/troy ons akan menjadi kunci pergerakan.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1764/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1786/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1721/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1700/troy ons dan support 3 $ 1688/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2180 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*