PT SOLID GOLD | NAIK PANGGUNG DITENGAH PELEMAHAN

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – HARGA EMAS MULAI NAIK PANGGUNG DITENGAH PELEMAHAN DUA MUSUH UTAMANYA

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas masih mempertahankan keperkasaannya dan naik mendekati level psikologis $ 1800/troy ons di sesi pembukaan perdagangan pada hari Senin (19/April) naik hingga 0.51 % atau mencapai level $ 1790.05/troy ons, sebelum tutup pada level $ 1770.90/troy ons ditengah dollar Amerika Serikat yang turun lebih dari setengah persen berbarengan dengan penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun yang turun ke bawah 1,7 %.

Greenback adalah dua aset yang geraknya cenderung berlawanan arah. Dalam sepuluh tahun terakhir emas dan dollar Amerika Serikat memiliki korelasi negatif yang kuat. Emas merupakan aset yang diburu ketika ada kenaikan inflasi. Inflasi yang tinggi merupakan fenomena ekonomi ketika suatu mata uang mengalami penurunan nilai (devaluasi). Kebijakan moneter ultra longgar yang ditempuh bank sentral seluruh dunia terutama The Fed dinilai bakal menimbulkan konsekuensi berupa kenaikan inflasi bagi sebagian pihak.

Walaupun masih menjadi perdebatan, tanda-tanda naiknya inflasi jelas terlihat jika mengacu pada data ekonomi Maret lalu. Inflasi Amerika Serikat yang dilihat dari Consumer Price Index (CPI) bulan lalu mencapai 2,6 % (yoy).

Naik lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang hanya 1,7 % (yoy). Inflasi tinggi akan menekan dollar Amerika Serikat dan menguntungkan bagi emas. Inilah yang menjadi alasan mengapa harga emas mengalami penguatan minggu lalu. Untuk minggu ini analis dan investor kompak meramal harga emas bakal lanjut naik. Si logam kuning kembali memiliki pamor sekarang.

Apabila kondisi sekarang ini yang ditandai dengan penurunan dua musuh utama emas yaitu dollar Amerika Serikat dan yield obligasi pemerintah Amerika Serikat tenor 10 tahun terus berlanjut maka besar peluang emas makin naik pamor dan bisa tembus ke atas US $ 1.800/troy ons lagi.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, dipekan ini, harga emas berpeluang melanjutkan penguatan, sebab yield obligasi dan indeks dollar Amerika Serikat sedang dalam tren menurun. Jika tren tersebut berlanjut, ruang penguatan harga emas tentunya akan cukup besar.

Yield Treasury tenor 10 tahun sepanjang pekan lalu turun 9,3 basis poin ke 1,573 % yang merupakan level terendah dalam 1 bulan terakhir. Penurunan yield Treasury dapat membuat sentimen pelaku pasar membaik, yang akan menguntungkan bagi emas.

Selain itu, sepanjang pekan lalu indeks yang mengukur kekuatan dollar Amerika Serikat tersebut turun 0,66 % ke 91,556 yang merupakan level terendah dalam 1 bulan terakhir. Di pekan sebelumnya indeks dollar Amerika Serikat juga anjlok 0,92 %. Artinya dalam 2 pekan mengalami penurunan lebih dari 1,5 %.

Baik Treasury maupun indeks dollar Amerika Serikat tertekan setelah ketua bank sentral Amerika Serikat (The Fed) Jerome Powell, pada Rabu lalu yang menyebutkan perekonomian Amerika Serikat memang sudah membaik, dan inflasi juga akan terus naik. Tetapi hal tersebut masih belum cukup bagi The Fed untuk menaikkan merubah kebijakan moneternya, yang masih akan dipertahankan hingga krisis berakhir. Data dan peristiwa penting minggu ini adalah rilis data Manufacturing PMI Amerika Serikat.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, berdasarkan survei mingguan harga emas Kitco, 100 % analis Wall Street yang disurvey mengatakan mereka bullish terhadap emas minggu ini. Analis yang disurvey hanya 13 orang saja memang. Namun jarang sekali analis Wall Street bisa sampai sekompak ini.

Sentimen bullish emas juga didukung oleh kalangan investor main street. Dari total 1.103 suara yang dikumpulkan dalam polling, mayoritas responden (65 %) berpandangan bullish. Sementara yang netral dan bearish cenderung di bawah 20 %.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1764/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1786/troy ons.

Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1721/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1700/troy ons dan support 3 $ 1688/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta / Tulus Rifwandi Gea

About solid gold 2219 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*