PT SOLID GOLD | PASCA IZIN VAKSIN COVID-19

PT SOLID GOLD
PT SOLID GOLD

PT SOLID GOLD – HARGA EMAS TERGELINCIR PASCA IZIN VAKSIN COVID-19 TELAH DITANDATANGANI

PT SOLID GOLD JAKARTA – Harga emas tergerlincir di sesi perdagangan Amerika Serikat pada hari Senin (14/Desember) turun hingga -0.77 % ke level $ 1818.60/troy ons seiring vaksin Covid-19 buatan Pfizer akhirnya mendapat persetujuan dari FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat pada hari Minggu (13/Desember).

Ditandatangani oleh direktur CDC, Robert Redfield, perizinan ini memungkinkan proses pemberian vaksin COVID-19 secara resmi kepada penduduk Amerika Serikat berusia 16 tahun ke atas.

Otoritas setempat dikabarkan mulai mengirim vaksin Pfizer ke ratusan pusat distribusi di seluruh Amerika Serikat. Nantinya, vaksin akan disebarluaskan ke berbagai rumah sakit dan klinik. FedEx dan United Parcel Service (UPS) menjadi dua jasa pengiriman yang telah mengirimkan paket berisi vaksin via pesawat. “Hari ini, kami tidak mengangkut barang, kami membawa harapan,” kata Andrew Boyle, wakil presiden Boyle Transportation yang disewa oleh UPS untuk membantu mengangkut vaksin ke pesawat yang menunggu di Lansing, Michigan.

Suntikan pertama dari vaksin Pfizer diharapkan akan dilakukan pada hari Senin (14/Desember). Namun, para pakar meyakini jika pemberian vaksin ke seluruh masyarakat Amerika Serikat akan membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan.

Dalam hal ini, petugas medis dan kelompok lanjut usia menjadi prioritas utama yang akan menerima vaksin COVID-19 sebelum penutupan tahun. Belum pastinya kapan stimulus fiskal jilid II di Amerika Serikat akan cair membuat harga emas “kehabisan bensin” untuk kembali menguat. Stimulus fiskal dan moneter merupakan “bahan bakar” utama emas menguat sepanjang pekan tahun ini. Di pekan ini, bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan mengumumkan kebijakan moneter. Ada kemungkinan The Fed akan menambah nilai program pembelian aset (quantitative easing) sebab hingga saat ini stimulus fiskal di Amerika Serikat masih belum cair dan pasar tenaga kerja Amerika Serikat kembali memburuk.

Pekan ini, perhatian pasar masih akan tertuju pada perkembangan stimulus fiskal di Amerika Serikat, vaksinasi massal, dan berita mengenai kasus COVID-19 global yang terus bertambah dari hari ke hari. Data dan peristiwa penting minggu ini adalah FOMC, BoJ, dan BoE meeting, Retail Sales, Manufacturing PMI, serta Jobless Claims Amerika Serikat.

ANALISA FUNDAMENTAL

Menurut analisa fundamental, Menurut Reuters, Partai Republik dan Demokrat setuju mengenai perlunya anggaran stimulus senilai US$ 908 miliar yang akan dipecah menjadi dua, salah satunya US $ 748 miliar untuk anggaran stimulus bagi pengangguran dan UMKM. “Secara politis, debat berlanjut mengenai stimulus fiskal yang lain, yang akan banyak dbutuhkan untuk penduduk, tapi juga akan menciptakan ‘tumpukan uang tunai’ untuk dibelanjakan konsumen ketika ekonomi dibuka kembali secara penuh,” tutur Tavis McCourt, analis Raymond James dalam laporan riset yang dikutip CNBC International.

Ekonomi Amerika Serikat pun diekspektasikan segera pulih, setelah Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Robert Redfield meneken izin penggunaan vaksin Covid-19 besutan Pfizer, bagi mereka yang berusia di atas 16 tahun.

Pengiriman vaksin sudah dilakukan untuk Michigan ke ratusan pusat distribusi di negara bagian tersebut. Balai Obat dan Makanan (Food and Drug Authority/FDA) juga kan merilis asesmen mereka terhadap vaksin besutan Moderna.

Amerika Serikat melaporkan lebih dari 2.300 kematian akibat virus corona pada Minggu kemarin, menambah 3.300 kematian pada Jumat, sementara kasus infeksi terus meledak mencapai lebih dari 219.000 kasus pada Sabtu.

ANALISA TEKNIKAL

Secara teknikal, masih belum jelasnya kemana emas dunia akan melangkah terlihat dari hasil survei mingguan yang dilakukan Kitco. Sebanyak 15 analis di Wall Street yang disurvei menunjukkan sebanyak 6 orang atau 40% memprediksi emas akan bearish (tren menurun) di pekan ini. Artinya dalam 3 pekan terakhir, sentimen yang dominan dalam survei tersebut selalu berubah-ubah. Pada pekan lalu, mayoritas memprediksi
bullish (tren naik), sepekan sebelumnya bearish.

Sementara di pekan ini, sebanyak 5 orang atau 33 % memberikan outlook bullish, dan sisanya netral. Survei yang dilakukan terhadap pelaku pasar atau yang disebut Main Street, dengan 1.507 partisipan menunjukkan sebanyak 54% memberikan proyeksi bullish, 28 % bearish, dan 17 % netral.

Range mingguan, jika harga emas dapat menembus level resistance 1 $ 1851/troy ons, maka emas dapat melanjutkan kenaikan ke level resistance 2 yaitu pada level $ 1865/troy ons. Sebaliknya jika harga emas dapat menembus level support 1 $ 1824/troy ons, maka harga emas dapat melanjutkan penurunan kembali ke support 2 di level $ 1811/troy ons dan support 3 $ 1800/troy ons.
PT SOLID GOLD

SGB Jakarta (Tulus Rifwandi Gea)

About solid gold 2165 Articles
PT. Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. PT. Solid Gold Berjangka ini termasuk kedalam salah satu bagian dari Bursa Berjangka Jakarta atau disingkat dengan BBJ yang telah diresmikan berdiri pada tahun 2005.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*