SOLID GOLD BERJANGKA JAKARTA – Nilai tukar rupiah akan kembali diuji kekuatannya pada perdagangan Rabu (24/12/2014). Otoritas Bank Indonesia diperkirakan masih berjaga di pasar untuk mengurangi tekanan atas mata uang garuda.

Indeks dolar AS di pasar global kembali naik di awal pekan, sebagaimana terlihat dalam data pagi ini. Kondisi ini potensial untuk menambah tekanan atas rupiah. Laju nilai tukar rupiah kembali melemah, kemarin, seiring berbalik positifnya nilai dolar AS.

Adanya ekspektasi tersebut membuat pelaku pasar kembali mentransaksikan dolar AS dan tentu saja nilainya menguat. Apalagi indeks saham utama di AS kembali membuat rekor tertingginya sepanjang sejarah.

Laju rupiah berada di bawah target level support Rp 12.475 per dolar AS. Masih adanya imbas dari rilis data-data ekonomi AS yang kian naik membuat sentimen negatif masih akan menyelimuti sehingga waspadai potensi pelemahan lanjutan atas mata uang garuda. Rupiah diperkirakan berada di rentang Rp 12.468-12.448 per dolar AS – SOLIDGOLD

(http://bisniskeuangan.kompas.com/)