SOLID-GOLDBERJANGKA.COM – Amerika Serikat disebut bukanlah satu-satunya negara yang berada di balik Israel. Inggris juga dikabarkan telah memberikan sokongan senjata militer kepada negeri zionis.
Dalam sebuah dokumen yang dibocorkan Badan Anti Penjualan Senjata, Campaign Against Arms Trade (CAAT) kepada The Independent, disebutkan bahwa senjata militer yang digunakan Israel untuk menyerang Gaza sejak 8 Juli 2014 lalu merupakan buatan Inggris.
Dipaparkan pula bahwa 130 perusahaan pembuatan senjata telah mendapat izin resmi untuk merakit peralatan militer sejak 2010, yang kemudian dijual ke Israel.
Dua perusahaan di antaranya diketahui sebagai pihak penyuplai pesawat tak berawak Hermes drone, yang disebut Israel sebagai “tulang punggung” misi militer mereka.
“Hermes drone adalah salah satu pesawat yang paling banyak digunakan Israel, terutama di perbatasan Gaza,” tulis laporan tersebut.
Perusahaan manufaktur pesawat, BAE Systems juga dilaporkan turut menjadi penyuplai kerangka dasar pesawat tempur F16S untuk Israel sebelum tahun 2002. Tapi BAE systems saat ini mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah menghentikan pengiriman kerangka ke Israel.
Selain itu dibeberkan pula sejumlah perjanjian kerja sama militer antara perusahaan yang bergerak di bidang pertahanan Inggris dengan Israel.
“Israel merupakan salah satu konsumen terbesar bagi Inggris dalam persenjataan militer,” tulis Independent.co.uk.
Namun demikian, pemerintah Inggris saat ini menegaskan bahwa pihaknya tengah mempertimbangkan ulang sejumlah perjanjian kerja sama militer Israel lantaran kondisi di Gaza yang semakin parah, termasuk jatuhnya ribuan korban jiwa.
“Kami akan memperhitungkan kembali kesepakatan, termasuk izin penjualan senjata karena risikonya sudah sangat parah, dan untuk mengantisipasi hal-hal yang memicu provokasi dan memperlebar konflik,” demikian pernyataan pemerintah Inggris, yang dilansir Al-Arabiya.

(liputan6.com)