solid-goldberjangka.com – Berdasarkan data yang dilansir Cnbc.com, harga emas internasional pada perdagangan Senin (23/6/2014) hingga pukul 14.25 WIB ditransaksikan melemah sebesar US$0,30 (0,02%) ke posisi US$1.316,3 per troy ounce.

Ariston Tjendra, analis Monex Investindo Futures mengatan, harga emas masih bertahan di atas kisaran support US$1.306 per troy ounce. “Dan, kini bergerak di kisaran US$1.312 per troy ounce,” katanya kepada INILAHCOM, di Jakarta, Senin (23/6/2014).

Pergerakan di bawah support US$1.306, bisa membuka peluang pelemahan ke area US$1.300-1.297 per troy ounce. “Sementara penguatan di atas US$1.317 baru membuka potensi penguatan ke area US$1.322 per troy ounce,” ujarnya.

Data survei PMI Manufaktur China oleh HSBC yang kembali masuk ke area ekspansi (di atas 50) yang pagi tadi sudah dirilis bisa memberikan sentimen positif ke harga emas. “Data lainnya yang bisa menjadi market mover adalah data PMI Manufaktur dan Non-manufaktur kawasan Eropa di mana hasil yang di bawah prediksi bisa mendorong pelemahan harga emas,” papar dia.

Data tersebut, lanjut Ariston, akan dirilis pada pembukaan pasar Eropa. Sementara dari data AS yang bisa menjadi market mover adalah data PMI Manufaktur dan data penjualan rumah second. “Penguatan dolar AS akibat data, bisa mendorong pelemahan harga emas,” imbuhnya.

(inilah.com)